Jelang Pilkada Bone, Waspada Calon Boneka – Radar Bone

Radar Bone

Uncategorized

Jelang Pilkada Bone, Waspada Calon Boneka

PENULIS : ASKAR SYAM

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Isu bakal calon titipan di Pilkada Bone 2018 mengemuka. Ini setelah satu kandidat balon bupati dan wakil bupati yang tak pernah terdengar suaranya tiba-tiba muncul dan mendaftar di jalur perseorangan.

Jalur perseorangan mulai menggeliat jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bone 2018. Sejak KPU membuka tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan, Sabtu, 25 November lalu, sudah ada dua bakal pasangan calon bupati dan wakil yang melamar.

Pasangan pertama, yakni dr Umar-Dr HA Mappamadeng Dewang (Umar-Madeng) yang menyerahkan berkasnya ke KPU pada, Sabtu, 25 November lalu. Pasangan ini sejak lama memproklamirkan diri maju lewat jalur perseorangan. Keinginan kedua figur ini maju via dukungan KTP untuk menumbangkan stigma pilkada kotak kosong. Diketahui, pasangan Umar-Madeng memiliki basis kekuatan di wilayah Bone Utara dan Selatan. Umar adalah seorang dokter ahli bedah yang juga Owner RSU Hapsah yang memiliki basis kekuatan di Bone Utara. Kemudian pasangannya, Madeng adalah mantan legislator DPRD Bone periode 2009-2014 yang berasal dari Bone Selatan.

Kemudian pasangan kedua yang mendaftar di jalur non parpol adalah Faisal Hamid-H Darwis yang menyerahkan dukungannya ke KPU, Senin, 27 November kemarin.

Pasangan kedua ini (Faisal-Darwis), merupakan kandidat yang cukup mengejutkan. Lantaran kedua figur ini sebelumnya tidak pernah muncul dan mengikrarkan diri akan maju.

Tak heran, jika spekulasi adanya calon boneka di Pilkada Bone 2018 pun mengemuka. Banyak yang mencurigai pasangan ini sengaja didorong maju untuk menggembosi kandidat balon tertentu. Kecurigaan ini mengemuka setelah melihat paduan kekuatan pasangan ini yang memiliki basis yang sama dengan pasangan kandidat lain, yakni wilayah Bone Selatan dan Bone Utara. Diketahui, Faisal Hamid berasal dari Sailong, Kecamatan Dua Boccoe. Faisal adalah Mantan Bendahara Bosowa Semen. Sedangkan Darwis merupakan mantan legislator DPRD Bone periode 2009-2014 yang berasal dari Kajuara.

Peta kekuatan yang sama-sama memadukan wilayah Bone Utara dan Bone Selatan, membuka peluang persinggungan dukungan keduanya cukup terbuka. Dukungan ganda pun sangat mungkin terjadi. Karenanya KPU harus cermat dalam memverifikasi dukungan keduanya.

Praktisi Politik, Darmawansyah mempertanyakan komitmen pasangan ini maju di pilkada.
“Saya saja baru tahu kalau ada balon lain yang mendaftar hari ini,” ujarnya.
Kemungkinan kandidat pasangan balon bupati dan wakil bupati ini maju untuk menggembosi suara kandidat tertentu, kata Dharmawansyah patut dicurigai.

“Saya kira semua kemungkinan bisa terjadi. Apalagi pasangan ini sebelumnya tidak pernah muncul termasuk dipemberitaan. Kita juga tidak bisa menyalahkan, kalau kemudian muncul kecurigaan masyarakat bahwa majunya pasangan ini, untuk mengacaukan dukungan calon perseorangan lainnya. Calon boneka patut diwaspadai,” tukasnya.

Sementara itu, dihadapan komisioner KPU, Faisal mengaku maju sebagai balon bupati, membawa misi perubahan. Dia juga mengklaim telah mengumpulkan dukungan sebanyak 50.500. Dukungan tersebut diserahkan ke KPU untuk diverifikasi. Soal adanya kecurigaan dirinya maju sebagai balon titipan, Faisal membantah hal tersebut.

“Sebenarnya saya sudah lama menyatakan niat untuk maju cuma, tidak pernah saya publish. Sengaja agar pergerakan kita tidak terbaca,” ujarnya sembari menegaskan maju di pilkada membawa misi perubahan. Perubahan yang dimaksud, yakni memperbaiki taraf hidup petani dan menciptakan birokrasi online (Birokrasi yang tidak berbelit-belit).

Senada diungkapkan pasangannya, H Darwis. Mantan Anggota Komisi IV DPRD Bone itu tegas menyatakan maju di pilkada bukan dengan status calon titipan.

“Gerakan kami lebih ke operasi senyap. Kami maju membawa misi perubahan,” tambahnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top