Kades di Bone Boyong Pengurus BUMDes Jappa-jappa di Klaten – Radar Bone

Radar Bone

Uncategorized

Kades di Bone Boyong Pengurus BUMDes Jappa-jappa di Klaten

RADARBONE.CO.ID-WATAMPONE–Jelang akhir tahun, kepala desa kembali melakukan plesiran keluar provinsi. Kali ini, mereka ‘Jappa-jappa’ berkedok studi banding pengelolaan Bumdes.

Informasi yang dihimpun RADAR BONE, puluhan Kepala Desa beserta Pengurus Badan Usaha milik Desa (Bumdes) yang berasal dari delapan kecamatan menggelar Studi Banding ke Klaten, Jawah Tengah, terhitung 20-24 Desember.

Studi banding ini diikuti sekira 110 orang untuk belajar tata kelola bumdes yang baik dan benar agar dapat menjadi pendobrak ekonomi pedesaan kelak.

“Jumlah yang tertera di absen itu sebanyak 110 orang, dari unsur kepala desa dan pengurus Bumdes yang berasal dari Kecamatan Tonra, Cina, Libureng, Kahu, Ponre, Cenrana, Tellu Siattingge dan Dua Boccoe,” beber salah satu peserta Studi Banding, Muh Saiful.

Lanjut Saiful kegiatan kunjungan studi banding ini diarahkan ke salah satu tempat Bumdes ternama di Klaten. Perjalanan studi banding dibiayai oleh anggaran dana desa sebesar Rp5 juta per orang.

“Bumdes Tirta Mandiri Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang merupakan Bumdes Terbesar Indonesia yang kita kunjungi. Namun ini hanya desa yang menganggarkan saja yang pergi, anggaranya itu sebanyak Rp5 juta per orang” bebernya.

Lebih jauh Saiful mengungkapkan, kegatan studi banding difasilitasi oleh salah satu kepala bidang di Dinas Pemberdayaan Masyaakat dan Desa Kabupaten Bone.

“Yang saya tahu itu kami dibawa kesini oleh pejabat DPMD, namanya itu pak Drs Nasrullah, Kabid Ekonomi DPMD,” bebernya.

Kabid Bina Pembangunan dan Usaha Ekonomi Desa DPMD Bone, Drs Nasrullah Bashir yang dihubungi RADAR BONE, mengatakan dirinya bukan pelaksana kegiatan, melainkan hanya memfasilitasi peserta studi banding pembelajaran pengelolaan Bumdes. “Bukan saya pelaksananya, tapi hanya memfasilitasi, karena semua kecamatan memiliki surat masing-masing yang ditujukan ke pemerintah daerah,” jelas Nasrullah.

Nasrullah menambahkan jumlah peserta yang ikut hampir 100 orang. “Kalau jumlah peserta saya tidak tahu persis. Yang jelas hampir 100 orang peserta dari delapan kecamatan, yang terdiri dari kepala desa, camat, dan pengelola Bumdes,” jelas Nasrullah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bone A Arsyad Lantara, SH,MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE, mengatakan dirinya mengatahui kegiatan studi banding yang melibatkan kades dan pengurus Bumdes asal Bone tersebut. Arsyad Lantara menegaskan, kegiatan dimaksudbukan DPMD pelaksananya.
“Saya tidak tahu berapa jumlahnya, karena bukan saya yang pelaksana, itu hari saya sempat disurati untuk memfaslitasi namun tidak terjadi,” terangnya.

Arsyad Lantara menambahkan tak semua kegiatan yang diikuti kepala desa merupakan kegiatan yang dihelat instansinya.

“Inilah yang menjadi permasalahan, semua urusan di tingkat desa dikatakan urusan DPMD padahal bukan, seperti pelatihan Paralegal itu bukan urusan kami, karena bukan kami pelaksananya hanya saja saya yang buka kegiatan karena saya disurati untuk membuka, tapi hanya sekadar buka saja,” kuncinya.

Bukan kali ini kades melakukan ‘Jappa-jappa’ berjamaah. Sedikitnya 40 kepala desa berkunjung ke Bali, Jumat, 21 Juli lalu. Kunjungan rombongan kades ini didampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bone.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bone, A Arsyad Lantara, SH MSi mengatakan kegiatan kunjungan kades ke Bali beserta istri itu dilaksanakan Lembaga Swadaya Masyarakat. Kegiatan tersebut untuk mengikuti pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas desa.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top