Kadisdik Warning Kepala Sekolah di Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kadisdik Warning Kepala Sekolah di Bone

ilustrasi

Murid SD Dipindahkan Gara-gara Gelar Andi

PENULIS : AGUSTAPA

WATAMPONE, RB—Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs H Rosalim HAB, SSos, MSi langsung meluncur ke SD Negeri 134 Sappawalie Kecamatan Ulaweng, Senin 24 Oktober lalu setelah dirinya mengetahui kabar dua murid sekolah itu dipindahkan ke sekolah lain, karena gara-gara gelar Andi.

Rosalim mengaku mengetahui informasi setelah dilansir koran ini. “Itu salah besar. Persoalan gelar Andi itidak boleh dijadikan sebagai dasar untuk mengeluarkan siswa,” tegas Rosalim melalui sambungan telepon saat dalam perjalanan ke Sappewalie, Senin, 24 Oktober lalu.

Selaku Kadisdik, kata Rosalim sangat menyayangkan tindakan Kepala SD Negeri 134 Sappewalie tersebut. “Meski dia bukan keturunan bangsawan, kalau memang dia memberikan nama anaknya Andi itu tidak boleh dihubungkan persoalan sekolah. Sepanjang akta kelahirannya seperti itu, ikuti saja tidak boleh lagi mempersoalkan kebangsawanan. Selaku kepala sekolah tidak boleh mengintervensi nama siswa, sepanjang sesuai dengan akta kelahirannya. “ tegasnya.

Rosalim menegaskan, dirinya tidak ingin kedua murid kakak beradik di SD Negeri 134 Sappewalie, yakni Andi Fadil dan Andi Farel dikeluarkan dari sekolah hanya gara-gara gelar Andi yang ditolak kepala sekolah.

Makanya, dia meminta agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi kepala sekolah yang lain, agar kasus serupa tidak berulang di kemudian hari. “Masa hanya gara-gara persoalan nama siswa dikeluarkan itu tidak boleh dilakukan,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs Nursalam, MPd menambahkan mengeluarkan murid dari sekolah cuma gara-gara nama merupakan tindakan keliru.

“Di sistem itu, tidak pernah ada yang mempersoalkan nama-nya andi atau tidak. Sepanjang nama siswa telah sesuai dengan akta kelahiran dengan ijazahnya itu tidak ada masalah. Maka dari itu, persoalan nama tidak perlulah dipersoalkan,” imbuhnya.

*ASKAR SYAM

To Top