Kampanye Akbar di Bone, Tim NA-ASS Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kampanye Akbar di Bone, Tim NA-ASS Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur

RADARBONE.CO.ID–Tim pasangan calon Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) diduga melibatkan anak di bawah umur. Hal itu tampak pada sebuah gambar yang disinyalir terjadi pada pelaksanaan kampanye akbar NA-ASS di Kabupaten Bone, Minggu 22 April 2018.

Tampak, tiga orang anak di bawah umur sedang menyebarkan selebaran contoh surat suara bergambar Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. Tampak pula, baju tim berlambang PDIP serta nomor 3 pada salah satu baju salah satu orang di gambar tersebut.

Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum asal Sulsel, John Hardiyansayah menilai pelaksanaan kampanye Pilgub Sulsel memang dikhawatirkan menimbulkan eksploitasi anak. Pengawasan ketat perlu dilakukan pihak terkait untuk hal tersebut.

“Pelanggaran terhadap penyalahgunaan anak-anak dalam kepentingan pilkada tersebut dalam pasal 87 bisa dipidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda paling banyak 100 juta,” jelas John dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 22 April 2018.

Ia meminta penyelenggara pemilu dan peserta pilkada untuk menghadirkan kampanye ramah anak dan memastikan pelarangan serta perlindungan penyalahgunaan dalam kegiatan politik. Para kandidat, parpol dan orang tua yang melibatkan anak dalam aktivitas politik dapat terancam hukuman pidana penjara jika melakukan pelanggaran.

Jhon menjabarkan, Pasal 15 dan Pasal 76 H Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak secara eksplisit melarang pelibatan anak dalam aktivitas politik. Pasal 15 UU Perlindungan Anak menyebutkan, setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.

Sementara, Pasal 76 H menyebutkan, setiap orang dilarang merekrut atau memperalat anak untuk kepentingan militer dan atau lainnya dan membiarkan anak tanpa perlindungan jiwa.

“Penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik itu dilarang. Apapun alasannya, anak-anak tidak boleh dilibatkan dalam aktivitas politik,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top