Kapolres Bone Janji Tindak Tegas Oknum Polisi Narkoba – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kapolres Bone Janji Tindak Tegas Oknum Polisi Narkoba

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE—Kepala Kepolisian Resort Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi terus berupaya membersih-kan jajarannya dari keterlibatan penggunaan narkoba. Oknum polisi yang terlibat sebagai pelaku maupun melindungi bandar akan ditindak tegas.

Penegasan ini disampaikan Kadarislam menyusul beredarnya kabar, bahwa Haniah (38, bandar narkoba yang diringkus Polres Soppeng disebut-sebut sebagai pemain lama, namun sulit terhentuh karena kedekatannya dengan oknum di polisi di daerah ini.

“Semua ditindak. Anggota kami pun jika memang nantinya ada yang terlibat atau melindungi pelaku narkoba tentu akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kadarislam.
Terkait proses penangkapan bandar Haniah di kediamannya di Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa, 17 April lalu, Kadarislam menjelaskan berawal dari wilayah hukum Polres Soppeng. Pelaku, kata Kadarislam tidak memasarkan barang di Kabupaten Bone, melainkan beroperasi di kabupaten lain.

“Pelaku pertama ditangkap, dia beli narkoba di Soppeng. Dan penjualnya lari ke Bone makanya di tangkap di sini,” jelasnya.
Dalam proses penangkapan tersebut, sambung Kadarislam pihak Polres Soppeng melakukan koordinasi dengan Polres Bone.

“Penangkapan tetap ada koordinasi karena pelaku ini masuk ke wilayah Bone,” tambahnya.
Ditambahkan Kadarislam jika ada bagian di institusi yang dipimpinnya dipandang lemah, maka diterjunkan bagian lain untuk memback up. Ia mencontohkan saat penangkapan Suroe, bandar lain yang ditangkap Tim Intel Polres Bone.

“Ketika ada bagian yang dianggap kurang maksimal maka akan saya terjunkan bagian lain termasuk intel,” tegasnya.
Kembali ke bandar Haniah yang ditangkap dari pengembangan pelaku Unding (39) dan Jamil (37), ketiganya dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara serta denda Rp800 juta.

“Pelaku bakal dikenakan pasal menguasai memiliki dan memasarkan sabu,” kata Iptu Bambang Supriadi, Kasat Narkoba Polres Soppeng.
Selama ini bandar narkoba yang bercokol di Bone sulit ditangkap karena diduga memiliki kedekatan dengan oknum polisi di daerah ini.
Diberitakan sebelumnya, diam-diam di Bone ternyata beroperasi seorang bandar narkoba klasifikasi besar. Ia nyaris tak tersentuh karena diduga memiliki teman dekat dengan oknum polisi di lingkungan Polres Bone.

Sepak terjang wanita Haniah ini terbongkar setelah Polres Soppeng melakukan pengembangan kasus ke daerah ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RADAR BONE. Proses penangkapan Haniah bermula saat Polres Soppeng mengamankan seorang pelaku narkoba Unding (39). Dari nyanyian Unding, terungkap dua pelaku lainnya yang berada di Bone, yakni Jamil(37) dan Haniah (38). Jamil adalah warga Lingkungan Laccokkong, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang. Kemudian Haniah dikenal sebagai bandar lintas kabupaten.
Ia berhasil dibekuk di kediamannya di Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa 17 April lalu.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top