Kapolres Perintahkan Telusuri – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kapolres Perintahkan Telusuri

Oknum Polisi Dituding Memeras Beredar Di Medsos

WATAMPONE, RB—Tudingan oknum polisi diduga memeras beredar di media sosial facebook. Adalah RI, salah satu Kanit Buser disebut-sebut sebagai oknum polisi yang diduga memeras terhadap pelaku judi di Kecamatan Cina. RI disebutkan telah menerima uang sebesar Rp24 juta melalui tangan seorang perantara. Bahkan istri RI ikut memprotes tudingan tersebut melalui akun facebooknya.
Kapolres Bone, AKBP Raspani, SIK yang dikonfirmasi RADAR BONE Senin 20 Juni kemarin, mengaku telah mende-ngar informasi tersebut. Mantan Kapolres Mamuju Utara ini telah memanggil sekaligus meminta keterangan oknum polisi dimaksud. Dia bahkan memerintahkan ke Aiptu RI untuk mencari siapa pelaku sebenarnya yang mengaku sebagai oknum polisi dan melakukan upaya pemerasan.
“Ya memang ada di media sosial. Saya sudah panggil yang bersangkutan (Aiptu RI) untuk dimintai keterangan. Dia me-ngaku tidak pernah menerima uang seperti informasi media sosial. Makanya saya perintahkan untuk mencari, jangan sampai ada anggota lain dari unit berbeda, keluarganya atau orang lain me-ngaku sebagai pak RI,” katanya.
Hingga saat ini, lanjut Raspani dirinya tetap melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial itu.
“Kami tetap melakukan pencarian terkait dengan informasi yang beredar itu,” tambahnya.
Raspani mengimbau kepada masyarakat jika ada yang me-nemukan polisi melakukan tindakan tidak terpuji agar langsung melaporkan ke Mapolres Bone.
“Bila mana ada anggota saya yang melakukan tindakan tidak terpuji silahkan laporkan ke saya. Atau ke unit Propam biar diproses dengan sidang disiplin,”katanya.
Ketika kata dia tidak me-laporkan kemudian menyebarkan informasi di media sosial maka bisa saja oknum yang dimaksud akan melapor balik.
“Kan kalau di media sosial ada undang-undangnya bisa jadi yang bersangkutan melapor balik. Jadi mending langsung ke bagian Propam melaporkan jika memang ada,” tutupnya.
Sebelumnya, seorang pengguna akun facebook mengimformasikan bahwa ada oknum yang mengatasnamakan Aiptu RI meminta tebusan uang Rp24 juta dari sejumlah pelaku judi di Kecamatan Cina.
“Aku enggak melarikan diri, dan aku punya bukti bahwa oknum yang mengatasnamakan pak RI telah menerima uang tebusan Rp24 juta dari, Sulaiman, Rusman, Fandi, Bagong, dan Aco,” tutur pemilik akun tersebut.

 

*ASKAR SYAM

To Top