Kapolri Diberi Gelar Adat Bugis – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kapolri Diberi Gelar Adat Bugis

Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian menerima gelar kehormatan adat dari Kerajaan Bone

PENULIS : USMAN SOMMENG

WATAMPONE, RB—Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menerima gelar kehormatan adat dari Kerajaan Bone, Selasa 23 Agustus 2016. Penganugerahan gelar ‘La Makkasau Daeng Palallo’ tersebut akan dilakukan di Mapolda Sulsel sekira Pukul 09.00 Wita.

Kepala Bagian Humas Setda Bone, HA Promal Pawi mengatakan gelar kehormatan adat ini diberikan Dewan Adat Bone dalam rangka mempererat hubu-ngan kekerabatan Kerajaan Bone dengan Palembang yang terjalin sejak masa lampau.
“Sejak dulu sebelum masehi hubungan kekerabatan Bugis dengan Palembang atau Kerajaan Sriwijaya terjalin baik oleh pasukan-pasukan bugis dan pelaut suku Bugis Bajo,” jelas Promal kepada RADAR BONE Senin malam 22 Agustus 2016.

Lebih jauh Promal meng-ungkapkan, bahwa gelar yang akan dianugerahkan kepada Kapolri Tito adalah ‘La Makkasau Daeng Palallo’. La Makkasau Daeng Palallo, kata Promal memiliki arti manusia yang memiliki jiwa kepemimpinan yang menyeluruh, berani dan melampaui yang lain. Ini sejalan posisi Tito di Polri yang merupakan orang nomor satu, kata Promal yang berarti melampau jabatan yang lain.

Dijelaskan Promal, kata Makkasau memiliki arti manusia yang memiliki kepemimpinan menyeluruh, berani dan amanah. Sedangkan, Daeng Palallo adalah Manusia yang dituakan dan memiliki kinerja yang lebih maksimal dari yang lain.
Adapun kata LA di depan nama, sambung Promal lebih dulu digunakan daripada kata Andi untuk raja dan kalangan bangsawan di Bone.

“Raja dan bangsawan di Bone 98% menggunakan kata LA pada namanya,” urai Promal.
Promal menambahkan pemberian gelar adat ini diharapkan bisa memperkuat hubungan silaturahmi yang terjalin lama. Selain itu, untuk membangkitkan kearifan budaya lokal Bone
“Semoga dengan pemberian gelar kehormatan adat ini, kita bisa saling mempererat tali sila-turahmi, antara masyarakat Sula-wesi dan Palembang,” harapnya.

Bukan kali ini, Dewan Adat Bone memberi gelar adat kehormatan kepada orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia.
Pada November 2015 lalu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti saat itu juga mendapat kehormatan dari pemangku adat di daerah ini.
Dia dianugerahi gelar kebangsawanan Bone oleh lembaga adat dengan gelar Andi Temmu Padang Petta Tike. Penobatan gelar kebangsawanan bugis Bone ditandai pemasa-ngan pin emas Sampangrajae oleh Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi. Pemberian gelar dilakukan pemangkut adat melalui lembaga adat yang dipimpin Andi Baso Hamid di Hotel Sheraton Makassar.
Gelar Andi Temmu Padang Petta Tike diberikan atas keteguhan sikap kapolri dalam menjaga wilayah dengan penuh kewaspa-daan dan kesabaran.

Sebelumnya kapolri dijemput secara adat dengan tari alusu. Dia juga menjejakkan kaki di Tana Menroja atau tiga tanah kerajaan yang disatukan, yakni Tana Kerajaan Bone, Soppeng dan Wajo. Prosesi ini diakhiri pemecahan telur di dalam guci tana liat yang pertanda ucapan selamat datang kepada Jenderal Badrodin Haiti.

Acara penganugerahan ini dihadiri petinggi kepolisian se Sulselbar, raja-raja se Sulawesi Selatan dan serta para pimpinan SKPD Pemkab Bone. Setelah penjemputan adat selesai dilanjutkan dengan pemasangan songkok recca atau songkok to Bone berlapiskan emas dipadu dengan keris pusaka liuk 15 atau mallekko seppulo lima oleh Andi Baso Hamid, Ketua Lembaga Adat Bone.

*ASKAR SYAM

To Top