Kasus Pencairan Dana Warisan di BRI, PA Batalkan Penetapan Ahli Waris – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kasus Pencairan Dana Warisan di BRI, PA Batalkan Penetapan Ahli Waris

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pengadilan Agama (PA) Watampone, membatalkan putusan penetapan ahli waris atas nama Syamsul Alam, Rabu 6 November kemarin.
Putusan ini dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama, Dra Hj Dzakiyyah SH MH. Dimana majelis hakim melihat adanya ketidaksesuaian kesaksian dari pemohon.

Kuasa hukum Hastuti, Sirajul SH MH saat menghubungi RADAR BONE mengatakan, pihaknya mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama terkait adanya putusan penetapan ahli waris kepada Syamsul Alam.

“Putusan itu yang kita gugat, dan Alhamdulillah, putusannya sudah keluar hari ini dimana Pengadilan Agama menganulir atau membatalkan putusan sebelumnya yang telah dikeluarkan,” jelasnya.

Diketahui, putusan penetapan ahli waris yang dikeluarkan Pengadilan Agama kepada Syamsul Alam yang menjadi dasar pihak tersebut menggugat BRI Cabang Watampone, atas dugaan salah bayar dana warisan milik almarhum Halpasmal. Dana tersebut dicairkan oleh Hastuti (Istri Almarhum Halpasmal), berbekal putusan penetapan perwalian anak yang dikeluarkan Pengadilan Negeri. Syamsul Alam mengklaim jika Hastuti tidak berhak atas uang milik almarhum, lantaran statusnya sebagai istri siri.

Disamping itu, putusan perwalian anak yang dikeluarkan Pengadilan Negeri juga dinilai cacat hukum, lantaran lembaga peradilan itu dinilai tak berwenang mengeluarkan putusan perwalian anak. Alhasil, Hamkah yang merupakan hakim di PN yang menjadi hakim tunggal yang mengeluarkan putusan itu, ikut terseret. Ia dijatuhkan sanksi disiplin berat oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung.

Sementara itu, menyikapi adanya putusan Pengadilan Agama, Syamsul Alam melalui kuasa hukumnya Ilham Hasanuddin SH mengaku akan mengajukan banding.

“Kita akan banding atas putusan ini. Dan perlu saya tegaskan juga bahwa sebenarnya, apa yang diputuskan hakim, itu karena ada ahli waris yang harusnya masuk, tetapi tidak dimasukkan. Bisa saja nanti di putusan banding, bisa tidak dibatalkan, tetapi diubah amarnya,” jelasnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top