Kepala Puskesmas Lamurukung Ditarik – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kepala Puskesmas Lamurukung Ditarik

Warga Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge saat mendatangi puskemas setempat. Mereka memprotes pelayanan puskesmas yang buruk.

Warga Protes Pelayanan Puskesmas

PENULIS : ARDI BIN WARIS

WATAMPONE, RB—Warga Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge mendatangi Puskesmas setempat, Rabu 14 September kemarin. Mereka mendesak memprotes pelayanan puskesmas yang dinilai buruk.
Aspirasi warga tersebut disambut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Anwar SH MSi daimpingi Camat Tellu Siattinge, Arifuddin.

Camat Tellu Siattinge, Arifuddin mengatakan warga Lamurukung gerah dengan pelayanan puskesmas yang dinilai buruk. Bahkan, warga mendesak Kepala Puskesmas Lamurukung agar dicopot dari jabatannya.
“Kami menerima langsung keluhan masyarakat terkait pelayanan Puskesmas Lamurukung bersama Sekretaris Dinkes Bone. Masyarakat meminta Kepala Puskesmas Lamurukung dicopot dari jabatannya. Untuk soal itu, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Dinkes, apakah mencopot yang bersangkutan atau bagaimana kelanjutannya ke depan,” Arifuddin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Anwar, SH MSi yang dihubungi RADAR BONE malam tadi, mengakui adanya desakan pencopotan Kepala Puskesmas tersebut karena terkait pelayanan yang mengecewakan bagi masyarakat. Menurut Anwar, sesuai keterangan yang diperoleh dari kepala puskesmas, sesungguhnya terjadi komunikasi yang tidak singkron, terkait beberapa kejadian yang menyulut kemarahan warga.

“Salah satu contohnya, ada pasien struk yang ditangani dokter praktek di sana. Dokter ini mengarahkan untuk meminjam ambulance di puskesmas karena pasien akan dirujuk ke rumah sakit. Cuma masyarakat menjadi kecewa karena tidak ada tenaga medis yang mendam-pingi pasien di mobil. Ini yang membuat masyarakat kecewa dan puskesmas yang disalahkan. Padahal, kan puskesmas sudah menyiapkan mobilnya. Mestinya dokter praktek itu ikut mendam-pingi,” tutur Anwar.

Namun demikian, kehadiran Ibrahim sebagai Kapus Lamurukung sudah ditolak, dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka Ibrahim pun ditarik masuk ke Dinkes Bone. “Jadi Kapus Lamurukung saya tarik dulu ke Dinkes, sambil menunggu petunjuk dari pimpinan, karena sedang mengikuti pertemuan di Makassar. Kami tarik dulu yang bersangkutan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Anwar.

Meski begitu, Anwar memastikan bahwa pelayanan di Puskesmas Lamurukung tetap berjalan. “Meski kapusnya kami tarik, tapi pelayanan di Puskesmas tetap berjalan seperti biasa,” kunci dia.

*ASKAR SYAM

To Top