Kepsek dan Bendahara Dipanggil BPK – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kepsek dan Bendahara Dipanggil BPK

Sejumlah kepala sekolah dan bendahara dana BOS sedang menunggu antrean untuk mengikuti pemeriksaan dari Tim Audit BPK RI Perwakilan Makassar, Kamis 20 April kemarin. Bahkan, beberapa diantaranya duduk bersimpuh di lantai membereskan berkas mereka.

Mengintip Aktivitas Pemeriksaan Dana BOS

PENULIS : ROSDIANA SULJA

RADARBONE.CO.ID-WATAMPONE–Menindaklanjuti pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan bulan lalu, tim audit Badan Pemeriksa Keuangan Repulik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, kembali ke Bumi Arung Palakka untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Auditor yang dipimpin Aulia, selain melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Pertanggungjawaban 2016 dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BPK juga melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2016.

Seperti yang dilakukan dua hari terakhir, puluhan kepala sekolah didampingi bendahara mengikuti pemeriksaan secara bergantian di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone.

Pada Rabu 19 April lalu, kepala sekolah dasar dan bendahara dari Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat dan Palakka yang mengikuti pemeriksaan. Selanjutnya pada hari kedua, Kamis 20 April kemarin giliran empat kecamatan yang mengikuti pemeriksaan, yakni Kecamatan Mare, Barebbo, Sibulue dan Tanete Riattang Timur.

“Kalau saya diperiksa kemarin dan hari ini saya datang untuk menyetor LPJ Dana BOS triwulan IV yang diminta,” terang Nurhayati, salah seorang bendahara dana BOS dari Desa Lemoape Kecamatan Palakka.
Menurut dia, saat mengikuti pemeriksaan, ada empat item yang menjadi fokus perhatian auditor,diantaranya, LPJ Triwulan IV, dan Rekening Koran.

“Kalau memang ada kejanggalan, maka BPK langsung memberikan catatan, tetapi kalau saya, alhamdulillah tidak ada. Lagi pula dana BOS yang diterima sekolah saya memang sedikit saja,” katanya.
Inspektur Daerah Kabupaten Bone, Drs HA Amar Ma’ruf MSi yang dikonfirmasi di kantornya membenarkan adanya pemeriksaan dari BPK.

“BPK sudah 15 hari ada di sini untuk pemeriksaan lanjutan. Sekarang ini memeniksa dana BOS 2016,” ungkapnya.
Hanya saja, ditanyai lebih lanjut mengenai jumlah sekolah yang diperiksa, Amar mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Kami dari inspektorat hanya memback up saja, dan yang mengetahui sekolah yang diperiksa, ditentukan sendiri pihak BPK,” imbuhnya.

Dari pantauan RADAR BONE, kemarin berjubel kepala sekolah dan bendara yang menunggu antrean pemeriksaan, banyak yang sibuk membenahi dokumennya bahkan sampai duduk bersimpuh di lantai dasar Kantor BPKAD.

(*)

To Top