Ketua DPRD Bone, Akbar Atau Irwandi? – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ketua DPRD Bone, Akbar Atau Irwandi?

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Penentuan kursi Ketua DPRD Bone berjalan alot. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ‘galau’ dalam menentukan pilihan apakah memberikan SK Ketua DPRD ke Irwandi Burhan, ataukah tetap mempertahankan A Akbar Yahya yang telah memimpin lembaga DPRD Bone itu selama periode lima tahun terakhir.

Calon Ketua DPRD Bone kini mengerucut dua nama. Keduanya adalah A Akbar Yahya dan Irwandi Burhan. Sumber RADAR BONE diinternal Golkar menyebutkan, Akbar Yahya dan Irwandi Burhan merupakan dua nama yang kini dipertimbangkan DPP untuk mengisi posisi Ketua DPRD Bone.

“Hanya saja, kans Irwandi lebih besar karena faktor kedekatan dengan Nurdin Halid,” ujar sumber tersebut.

Nurdin Halid diketahui memiliki pengaruh kuat dalam mengintervensi keputusan DPP terkait posisi pimpinan DPRD di daerah. Apalagi, Ketua DPD Golkar Sulsel itu, cukup lama memegang jabatan strategis di DPP. Mulai Ketua DPP Bidang Pemilu wilayah Sulawesi dan Wakil ketua umum Bidang Organisasi DPP Golkar di masa kepengurusan Abu Risal Bakrie hingga Ketua Harian DPP Golkar di masa kepemimpinan Setya Novanto.

“Yang jelas, kans Irwandi lebih besar. Dia mendapat sokongan penuh dari NH (Sapaan akrab Nurdin Halid),” tukasnya.

Akbar Yahya tak mau kalah. Akbar yang kini menjabat Ketua sementara DPRD Bone, tetap mengandalkan sokongan Ketua DPD Golkar Bone, HA Fahsar M Padjalangi. Di DPP, Akbar juga dikenal memiliki jaringan. Tak heran, Akbar Yahya berhasil mengambil alih kursi Ketua DPRD Bone periode 2014-2019 mengalahkan HAM Amin Mangunsara yang kala itu SK-nya sisa diteken Ketua DPP Golkar.

Ditambah sokongan dari sesama caleg Golkar, A Muh Idris Alang. Bagi Andi Alang sapaan akrabnya, Akbar Yahya merupakan calon terkuat yang difavoritkan kembali menduduki kursi Ketua DPRD Bone. “Akbar Yahya itu jam terbangnya sudah luar biasa dalam memimpin DPRD Bone,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Abdillah Natsir mengakui, pihaknya sudah mengirim nama-nama kader ke DPP untuk disaring figur yang tepat mengisi posisi Ketua DPRD. Hanya saja, Abdillah enggan membocorkan nama-nama kader yang dikirim. Abdillah bahkan menyebut, ada empat nama yang diusulkan Calon ketua DPRD Bone

“Saya lupa siapa-siapa yang dikirim. Tapi semuanya sudah berproses di DPP,” ujar Abdillah.

Praktisi Politik, Rahman Arif menilai, untuk menduduki posisi pimpinan DPRD, dibutuhkan lobi-lobi yang kuat di DPP. Ia juga menilai, politik transaksional sangat rawan terjadi, mengingat adanya kepentingan besar dalam penentuan pimpinan DPRD.

“Jadi siapa yang kuat melakukan lobi-lobi di DPP, maka itu yang berpeluang besar terpilih,” tukasnya.

Ia melihat, penentuan pimpinan DPRD, kader rawan saling sikut. Apalagi posisi tersebut (Pimpinan dewan), terbilang menggiurkan. “Berbagai fasilitas mulai dari mobil dinas, rumah jabatan untuk Ketua DPRD serta fasilitas lainnya. Jadi sangat wajar jika setiap caleg terpilih menginginkan posisi itu (Pimpinan dewan,red),” ujar Rahman.

Disamping itu, posisi pimpinan dewan sangat bergantung kekuatan figur tersebut dalam melakukan lobi ke pusat.

Namun, terlepas dari itu, masyarakat tegas Rahman, menaruh harapan besar terhadap wakil rakyat yang terpilih. ” Masyarakat ingin kinerja DPRD lebih meningkat lagi, khususnya komitmen dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” tukasnya.

Hingga kini, baru komposisi fraksi yang telah selesai disusun. Ketua Fraksi Golkar kini dijabat A Ryad Baso Padjalangi, wakil ketua fraksi A Muh Idris Alang dan sekretaris fraksi, Ade Ferry Afrisal.
“Iya sudah terbentuk komposisi keanggotaan fraksi Golkar. Kemarin ditetapkan melalui pleno Partai Golkar Kabupaten Bone,” pungkas bendahara DPD Golkar Bone, Hj Mintayu Syamsuddin.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top