Ketua PGRI: Perlu Ujicoba – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ketua PGRI: Perlu Ujicoba

ilustrasi

Penerapan Lima Hari Sekolah

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Wacana penerapan lima hari sekolah ditanggapi serius Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone, Drs H Ambo Dalle MM. Ambo Dalle yang juga Wakil Bupati Bone ini menegaskan, sebagai bagian dari Pemerintah Republik Indonesia, setiap kebijakan nasional harus diapresiasi.
Hanya saja, kata dia, tentunya harus memperhatikan kondisi dari sarana dan prasarana sekolah, termasuk kesiapan guru dan siswa.

“Kebijakan tersebut tidak boleh serta merta diberlakukan secara merata. Harus ujicoba dulu pada sekolah yang memang siap,” ungkapnya saat ditemui RADAR BONE di ruang kerjanya, Rabu,14 Juni kemarin. Menurut mantan guru ini, di wilayah Kabupaten Bone, banyak sekolah yang belum siap sarana dan prasarana-nya. “Misalnya saja sekolah yang terbatas ruang kelasnya, seperti di SDN 24 Macanang sehingga siswanya harus dijadwalkan masuk bergilIr pagi dan sore, tentu saja tidak bisa menerapkan lima hari sekolah,” katanya.

Begitupula dengan kesiapan guru juga harus betul-betul matang. “Saya yakin metode pembelajaran yang diterapkan akan berbeda karena kalau dari pagi sampai sore anak-anak hanya berada di dalam ruang kelas, tentunya mereka akan jenuh,” ungkapnya. Makanya, untuk mengetahui metode pembelajaran yang tepat, tentu harus melalui sosialisasi dan pelatihan terlebih dahulu. Begitu pula dengan lingkungan sekolah dan sarana pendukung lain seperti WC hingga musalla.

Menurut pejabat yang hobi terapi air laut ini, sekolah yang menerapkan boarding school seperti pesantren dinilainya lebih mudah menerapkan kebijakan tersebut dibanding dengan sekolah umum. Ambo Dalle menambahkan, ketika kebijakan tersebut diterapkan tentu saja akan menambah beban orangtua siswa.

“Terutama untuk biaya makan anaknya, baik dalam bentuk pengadaan bekal ataupun menambah uang jajan mereka. Kecuali nanti kalau ada tambahan dana BOS untuk biaya makan siswa, mungkin bisa sedikit membantu,” pungkasnya.

*

Click to comment
To Top