Kinerja Kades Dipertanyakan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kinerja Kades Dipertanyakan

Dana Desa 2016 Mengendap

PENULIS : BAHARUDDIN

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Tak tersalurnya dana desa 2016 sangat terkait dengan kinerja kepala desa. Salah satunya kades tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana.

Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bone, Drs HA Amar Ma’ruf MSi menegaskan pihaknya telah melakukan audit atas mandeknya pencairan dana desa 2016. Hanya saja, Amar belum bisa membeberkan hasilnya karena masih dalam perampungan. “Sudah diaudit, tapi hasilnya masih dalam perampungan,” tutur Amar saat ditemui RADAR BONE, Senin, 22 Mei kemarin.

Lebih jauh Amar mengharapkan kades untuk membelanjakan dana desa yang diterima sesuai dengan peruntukannya dan dipertanggungjawabkan.
Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Inspektorat Daerah Kabupaten Bone, Ilham menambahkan tidak tersalurnya dana desa 2016 sangat terkait kinerja kepala desa.

“Ini terkait kinerja kepala desa. Mungkin tidak memberikan laporan pertanggungjawaban sehingga tidak terpenuhi syarat pencairan dana,” kata Ilham.

Karenanya, sambung dia jika tidak ada permintaan pencairan dana maka kinerja kades patut dipertanyakan.
Camat Amali, A Massalesse yang dihubungi RADAR BONE, Senin, 22 Mei kemarin membenarkan adanya sejumlah desa di wilayahnya yang tidak cair dana desa-nya di tahun 2016, karena kegiatan fisik yang tidak tuntas.

“Saya tidak mungkin memberikan rekomendasi kalau pekerjaannya tidak selesai,” ungkap Massalesse.
Namun demikian, kata dia dana tersebut tetap akan dicairkan tahun ini. “Tapi itu tidak masalah karena dananya masuk silpa 2017,” tambahnya.

Di Kecamatan Amali terdapat 9 desa tidak yang tidak mencairkan dana desa 2016 dengan nilai Rp295.657.100.
Sementara itu Camat Patimpeng, A Abdul Rasyid mengatakan dana desa yang tidak cair di wilayahnya, yakni dana bagi hasil (DBH) pajak.

Hanya saja, Rasyid mengaku tidak mengetahui persis alasan kades tidak mencairkan dana dimaksud.
“Kalau tidak salah di Patimpeng itu terkait dana bagi hasil. Itu yang tidak cair,” paparnya saat dihubungi RADAR BONE, Senin, 22 Mei kemarin.

Diketahui, di Kecamatan Patimpeng hanya 2 desa yang tidak mencairkan dananya senilai Rp261.757.164, yakni Desa Maddenrengpulu sebesar Rp261.750.500 dan Desa Latellang sebesar Rp6.664.

Terkhusus Desa Maddenrengpulu, kadesnya telah diadukan oleh BPD setempat ke DPRD Bone, karena adanya proyek yang dikerjakan bermasalah. Selain ada yang tidak tuntas pekerjaannya, ada juga proyek yang tidak dilaksanakan, padahal sudah dianggarkan dalam APBDes.

Inspektorat Daerah juga sudah turun melakukan audit di Desa Maddenrengpulu, beberapa waktu lalu.

*

To Top