Radar Bone

Berita Terkini

Kongres PAN di Kendari Ricuh. Pendukung Mulfachri vs Zulhas Saling Lempar Kursi

RADARBONE.CO.ID–Kongres PAN yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, mendadak ricuh, Selasa 11 Februari 2020.

Dari video yang beredar, kursi dan makanan ringan melayang di forum Kongres. Kericuhan terjadi saat akan digelar pleno untuk menyusun tata tertib pelaksanaan Kongres PAN. Namun sebelum dimulai, ada interupsi agar rapat hanya diikuti oleh peserta yang punya suara.

Kericuhan pun tak terhindarkan. Informasi yang dihimpun radarbone.co.id, mereka yang terlibat kericuhan adalah pendukung calon ketua umum Zulkifli Hasan dan Mulfachri Harahap. Mulfachri diketahui, menggandeng putra Amin Rais, Nanafi Rais.

Dari video yang beredar, terlihat saling lempar kursi di dalam arena kongres. Tak hanya itu, makanan ringan di meja juga dilempar ke arah depan.

Ketum PAN Zulkifli Hasan mencoba menenangkan situasi dengan meminta agar peserta berhenti melemparkan kursi.
“Zulhas di sini saudaraku. Saudaraku duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup. Ambil tempat duduk masing-masing,” teriak Zulhas.

Wakil Ketua DPD PAN Bone, A Nursalam Nawir kepada radarbone.co.id membenarkan adanya kericuhan. “Iye ndi ricuh tadi. Alhamdulillah sekarang sudah kondusif. Cepatji diatasi,” ujarnya.

Komandan Yon C Brimob, Kompol Nur Ichsan juga membenarkan adanya kericuhan di arena kongres. “Sekarang sudah kondusif. Alhamdulillah petugas sigap bergerak, mengamankan lokasi agar kericuhan tidak meluas,” ujarnya.

Nur Ichsan juga menyebutkan, khusus untuk Brimob Sulawesi Selatan melakukan pengamanan di tiga titik lokasi di Hotel Claro (Pengamanan ring dalam dipimpin oleh Iptu Suwaji), Di Hotel Kubra (Pengamanan ring luar bagian barat dipimpin oleh AKP Laode Rusli), Di Hotel Same (Pengamanan ring luar bagian timur dipimpin oleh Iptu Suhardi.).

Untuk personel yang melaksanakan pengamanan di Hotel Claro bertugas menyekat sisa kanan dan sisi kiri hotel khususnya pintu-pintu yang menuju Ballroom Phinisi yang menjadi tempat Kongres, jadi akses ini steril dari pengunjung dan peserta tidak dibenarkan melewati sisi kanan dan kiri untuk memasuki lokasi, hanya peserta yamg memiliki ID Card yang diizinkan masuk di lokasi itupun harus melalui pintu utama. Kemudian Personel yang melaksanakan pengamanan di Hotel Same bertugas menyekat dari sisi timur apabila ada eskalasi pergerakan massa jika terjadi aksi demo, begitu pula halnya dengan personel yang melaksanakan pengamanan di Hotel Kubra menyekat dari sisi barat.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top