Kunci Sukses, Ikhlas dalam Bekerja – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Kunci Sukses, Ikhlas dalam Bekerja

Ketua PPNI Bone, Hj Rosmawati bersama perawat di jajarannya melayani pasien yang dirawat di ruangan ICU RSUD Tenriawaru Bone.

Lebih Dekat Dengan Hj Rosmawati, Ketua PPNI Kabupaten Bone

Wanita ini diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak 1987. Awalnya dia cuma perawat biasa. Namun siapa sangka, kini mendapat amanah sebagai kepala seksi di rumah sakit tipe B tersebut.

BAHARUDDIN, Watampone

Bekerja ikhlas adalah prinsip Rosmawati dalam menjalankan profesinya sebagai perawat. Melihat pasien yang awalnya masuk dengan berbagai keluhan sakit. Namun setelah mendapat perawatan di rumah sakit, sang pasien bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Pengalaman seperti itulah yang membuat hati Rosmawati bahagia.

“Jika seperti itu, kami merasa berhasil dan senang. Dalam merawat pasien, kami selalu mendoakan agar pasien cepat sembuh dan berkumpul kembali dengan keluarganya,” ujar Rosmawati kepada penulis, Rabu 15 Maret lalu.

Kepala Seksi Asuhan Keperawatan ini mengungkapkan sebagai kepala seksi tugas sehari-harinya adalahmengontrol semua perawat dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Bagi dia, pasien terlayani dengan baik adalah tugas utama yang harus dilaksanakan. Karenanya, keikhlasan dalam menjalankan tugas harus diutamakan, sehingga pasien akan merasakan manfaar pelayanan yang diberikan.

“Insya Allah jika bekerja dengan ikhlas tidak ada yang susah dan pasti ada hikmahnya. Seperti saya ini tidak pernah membayangkan diangkat menjadi kepala seksi, karena saya berawal dari perawat. Tapi alhamdulillah, dengan izin Allah, SWT, saya diberi amanah,” tutur Ketua Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bone.

Dengan bekerja ikhlas, kata dia diyakini akan membawa keberkahan. Karenanya, dia selalu mengingatkan kepada jajarannya, agar bekerja tanpa pamrih. “Ini bisa dibayangkan jika orang sakit dirawat sampai sehat. Jika kita bekerja dengan ikhlas Insya Allah, pasti akan menolong hambanya,” ungkap Rosmawati.

Diakui pekerjaan yang dilakoni tidak gampang. Namun dia tetap berupaya menerapkan pola sapa dan senyum kepada setiap pasien. Dengan pola itu diyakini pasien akan mendapatkan kepuasan saat dilayani. Dengan kepuasan seperti itu, kata Rosmawati diharapkan akan membawa kesembuhan kepada pasien. (*)

To Top