Legislator ‘Berburu’ Posisi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Legislator ‘Berburu’ Posisi

Jelang Rolling AKD

WATAMPONE, RB–Jelang rolling komisi di DPRD Kabupaten Bone, lobi-lobi partai politik mulai menyeruak. Termasuk perubahan di masing-masing Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Bone.

Beberapa fraksi bahkan tegas mengisyaratkan akan ada penyegaran baik itu pimpinan dan anggota komisi dan badan (Badan Anggaran, Badan Legislasi, Badan Kehormatan dan Badan Musyawarah).

Fraksi PNBK (PDIP, Hanura, PBB dan PKB) misalnya tegas mengisyaratkan akan ada penyegaran di tubuh fraksi.
“Rolling komisi penting sebagai penyegaran. Kita sudah godok untuk penempatan-penempatannya,” ungkap Ketua

Fraksi PNBK, Ir.Bahtiar Malla kepada RADAR BONE, Kamis 2 Maret kemarin.
Termasuk penyegaran di tingkat pimpinan komisi. Hanya saja, Bahtiar belum menyebutkan secara detail, anggota fraksi PNBK yang akan didistribusikan di masing-masing komisi di DPRD Bone. “Itu nanti dibicarakan di tingkat fraksi,” ujar Bahtiar.

Senada diungkapkan Ketua Fraksi Keadilan Persatuan, Ir.Efendi. Politisi PKS itu menegaskan distribusi di masing-masing komisi dan alat kelengkapan lainnya, akan dibicarakan di tingkat fraksi.

Namun berbeda di PNBK, fraksi keadilan dan persatuan justru mengisyaratkan tidak ada perubahan di masing-masing komisi.

“Tapi itu belum menjamin yah. Nanti kita lihat dinamikanya. Kalau memang diperlukan ada perubahan, yah kita rolling,” tegasnya.

Di Fraksi PAN, penyegaran justru tidak difokuskan di Komisi, melainkan di alat kelengkapan lainnya yakni di banggar, badan pembentukan peraturan daerah, badan kehormatan dan badan musyawarah.

“Memungkinkan adanya perubahan di tingkat badan. Kita akan detailkan melalui rapat fraksi nanti,” ujar Sekretaris Fraksi PAN Bone, Herman ST menanggapi pertanyaan RADAR BONE, soal adanya regulasi lain yang menekankan perubahan ditingkat badan anggaran dan badan musyawarah.

Sementara Sekretaris Fraksi Golkar, A Yusuf Akbar SSOS menegaskan, keputusan rolling komisi sepenuhnya di tangan fraksi. “Kalau fraksi menganggap tidak perlu ada penyegaran, tentu tidak ada perubahan di alat kelengkapan dewan,” terang Yusuf yang baru saja melangsungkan pesta pernikahan pada 11 Februari lalu.

Berbeda dengan pimpinan fraksi lainnya yang memilih irit bicara persoalan rolling komisi di DPRD Bone. “Itu nanti yah di rapat fraksi yang menentukan,” terang Ketua Fraksi Gerindra, H Ramang sesaat sebelum mengikuti rapat pimpinan di DPRD Bone.\

Ketua DPRD Kabupaten Bone, Drs A Akbar Yahya MM tidak menampik salah satu poin yang dibahas pada rapat pimpinan, terkait rolling komisi.

“Namun itu semua dikembalikan ke fraksi masing-masing. Termasuk distribusi di masing-masing komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya,” tutupnya.

To Top