Lelang Dinilai Setengah Hati – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Lelang Dinilai Setengah Hati

Jabatan Kadis SDA tak Dilelang

WATAMPONE, RB—Pemerintah Kabupaten Bone terkesan setengah hati dalam pelaksanaan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama. Buktinya, jabatan Kadis Sumber Daya Air (SDA) tak ikut dilelang, padahal dalam status lowong.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bone, H Saipullah Latif mengatakan jika memang pemerintah daerah ingin menunjukkan keterbukaan dalam pengisian jabatan, maka seluruh jabatan pimpinan tinggi harus dilelang, terutama jabatan lowong.

“Kalau memang ingin melakukan lelang jabatan, ya semua harus dile-lang. Apalagi jabatan lowong harus diisi semua. Jangan kayak setengah hati,” kata Politisi PBB itu saat dihubungi RADAR BONE, Ming-gu 5 Februari kemarin.

Hal senada disampaikan mantan Legislator DPRD Bone, A Darwis Massalinri. Politisi PAN ini menilai sangat rancu pengisian jabatan untuk posisi kepala dinas, tidak melalui lelang jabatan. Apalagi jika SKPD tersebut baru terbentuk atau dengan kata lain organisasi perangkat daerah baru.

“Patut memang dipertanyakan apa alasan pemerintah daerah tidak melelang satu jabatan kepala dinas tersebut (Dinas SDA),” ungkap mantan Ketua Komisi IV DPRD Bone itu.

Praktisi Sosial Rahman Arif sepakat dan mencurigai ada-nya maksud terselubung dibalik tidak dilelangnya jabatan Kadis SDA. “Saya hanya mengingatkan pemerintah daerah untuk selalu hati-hati. Jangan sampai ada regulasi yang dilanggar, justru akan menjadi bumerang nantinya,” tegas Rahman.

Yang menarik dari seleksi terbuka tersebut, yakni, dari sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lowong, ternyata jabatan pimpinan Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang hingga saat ini masih lowong tidak dimasukkan dalam seleksi terbuka atau lelang.

Kepala Badan BKPSDM Kabupaten Bone, Drs Andi Islamuddin yang dikonfirmasi RADAR BONE mengatakan tidak dilelangnya jabatan Kadis SDA tersebut terkait adanya salah satu pejabat eselon II yang terkait proses hukum.“Pertimbangan kami tidak memasukkan Kepala Dinas SDA dalam seleksi terbuka, karena adanya seorang pejabat eselon, yakni mantan Kadis PU, H Sudirman yang hingga masih kini berproses hukum,” terang Islamuddin.
Menurut Islamuddin, hingga kini mantan Kadis PU tersebut masih berstatus tersangka.

“Kami memang harus sisakan satu jabatan yang lowong karena jika nanti dalam kasus yang di-sangkakan terhadap H Sudirman nanti tidak terbukti bersalah, maka Pemerintah Kabupaten Bone memiliki kewajiban untuk mengembalikannya ke jabatan eselon yang sama,” terangnya.

Pencopotan Sudirman dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PU dan SDA beberapa waktu lalu terbilang langkah terburu-buru diambil pemerintah daerah. Pasalnya, kendati Sudirman resmi menyandang tersangka, namun dia tidak ditahan. Sejatinya, yang bersangkutan cuma dinonaktifkan untuk fokus menjalani kasusnya.

Sementara itu Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), masih sepi pendaftar.

Sekretariat Panitia Seleksi yang bertempat di aula pertemuan Kantor BKPSDM saat disambangi RADAR BONE, Jumat lalu dalam keadaan kosong. Hanya meja kursi panitia serta deretan kursi di depannya yang mengisi ruang tersebut.“Memang sampai hari ini (Jumat) belum ada pendaftar yang memasukkan berkas,” terang Islamuddin.

Mengenai informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran tersebut, Islamuddin mengarahkan RADAR BONE agar mengkonfirmasi langsung Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Drs Asse MSi.“Banyak syarat administrasi yang harus dipenuhi pendaftar sehingga saat ini kami perkirakan para calon pendaftar sementara mengumpulkan berkasnya,” ungkapnya.

Berkas yang dimaksud seperti surat keterangan dari dokter pemerintah meliputi keterangan sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, bebas temuan TPTGR, surat pernyataaan tidak pernah atau sedang menjalani hukuman disiplin, serta berkas lainnya.

“Untuk mengumpulkan semua berkas persyaratan itu tentu memakan waktu. Makanya kami perkirakan pekan depan baru akan ada yang mendaftar. Lagipula seleksi terbuka hingga Jumat 17 Februari mendatang,” terangnya.

To Top