Lurah di Bone Menanti Dana Kelurahan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Lurah di Bone Menanti Dana Kelurahan

Ilustrasi

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Dana kelurahan sebesar Rp500 juta hingga kini belum turun. Padahal sejumlah kelurahan sudah memenuhi persyaratan pencairan dana. Untuk menutupi biaya operasional, lurah terpaksa menalangi sementara.

Lurah Jeppe’e HA Sahabuddin yang dikonfirmasi RADAR BONE, Selasa 9 April kemarin mengatakan sampai hari ini belum ada pencairan dana Rp500 juta yang dijanjikan pemerintah. Tak hanya itu, kata Sahabuddin, pihaknya terpaksa menggunakan biaya pribadi masing-masing untuk melaksanaan kegiatan.

“Tapi kemungkinan bulan ini akan cair, karena semua persyaratannya sudah dilengkapi sesuai dengan petunjuk dari kecamatan. Seperti bendahara dan kelengkapan struktur orgnisasi lainnya,” kata Sahabuddin. Sahabuddin berharap dana kelurahan sebesar Rp500 juta bisa dicairkan secepatnya. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa dicairkan, agar semua kegiatan di lapangan bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Hal senada disampaikan Lurah Cellu, A Ilham Patawari. Ilham juga mengakui pihaknya menggunakan dana pribadi untuk membiayai kegiatan yang dilaksanakan di kantornya.
“Karena dalam pencairan anggaran tersebut menurut informasi memang harus lengkap semua strukturnya termasuk bendahara dan PPTK. Sementara sampai sekarang masih ada kelurahan yang belum lengkap. Tapi itu bukan kewenangan kami menjawabnya, yang jelasnya kami hanya menunggu saja petunjuk dan pencairan anggarannya, karena kami sudah dijanji untuk dicairkan,” kata Ilham.

Ilham mengakui sudah memiliki sejumlah program yang siap dijalankan menggunakan sumber dana dari dana kelurahan Rp500 juta tersebut.;
“Kalau dananya sudah cair, maka tentu program kegiatan akan mulai dijalankan sesuai dengan perencanaan,” terangnya.
Namun demikian, sambung Ilham meski anggaran Rp500 juta itu sudah cair, proyek fisik tidak bisa langsung dikebut. Pasalnya, harga material bangunan saat ini, seperti pasir harganya melambung.

Lurah Waetuwo, Alimuddin Tosa juga berpendapat sama. “Kami hanya menunggu saja pencairannya, kalau dananya sudah cair, maka semua program kerja akan dilakukan,” katanya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top