Mantan Kades Mendominasi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Mantan Kades Mendominasi

Pendaftar Pilkades Serentak 2016 di Bone Membeludak

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Pilkades serentak tahun 2016 bakal berlangsung seru. Ini ditandai dengan membeludaknya warga yang mendaftar bakal calon kepala desa di panitia tingkat desa. Dari 442 pendaftar yang telah memasukkan berkas, sebagian besar adalah mantan kepala desa yang pernah memimpin satu hingga dua periode.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bagian Pemerintahan Desa Setda Bone, tercatat 139 desa dari 141 desa yang akan menghelat pilkades telah menyelesaikan tahap pendaftaran balon. Hingga pendaftaran bakal calon kades ditutup, Senin 10 Oktober lalu pukul 16.00 Wita, terjaring 442 bakal calon. Ada dua desa yang terpaksa memperpanjang pendaftaran balon kades karena pendaftarnya cuma satu orang. Kedua desa dimaksud, yakni Desa Mattoanging Kecamatan Kahu dan Desa Bune Kecamatan Libureng. Keduanya mendapatkan perpanjangan waktu masa pendaftaran selama delapan hari dari 11 hingga 18 Oktober mendatang karena pendaftar balon hanya satu orang.

“Tidak boleh ada calon tunggal, makanya kami beri waktu masa pendaftaan hingga 18 Oktober mendatang. Jika sampai masa itu masih hanya satu calon, maka dua desa tersebut terpaksa kami batalkan keikutsertaannya dalam Pilkades serentak tahun ini,” terang Dr Andy MSi, Kepala Bagian Pemdes Setda Bone, Jum-at 14 Oktober lalu.

Yang menarik dari pendaftaran balon kades kali ini adalah dominasi wajah-wajah lama alias mantan kades. Pilkades serentak jilid II seolah menjadi moment kebangkitan mantan kades. Setidaknya dari 442 orang balon kades yang telah mendaftar, terdapat 139 orang mantan kades yang siap bersaing dengan wajah baru. Mereka adalah mantan kades yang pernah memimpin satu hingga dua periode.
Bahkan, ada salah satu desa peserta pilkades serentak, yakni Desa Ujung Lamuru Kecamatan Lappa Riaja, dua orang balon yang telah mendaftar merupakan mantan kades. Pertama, Haripuddin Spd, mantan kades satu periode sedangkan seterunya Hibbu Lattu Bsc merupakan mantan kades dua periode. Kebangkitan mantan kades di pilkades serentak jilid II ini tidak terlepas dari regulasi yang terbilang longgar.

“Memang ada kebijakan regulasi baru periode kepemimpinan kepala desa bisa hingga tiga periode atau 18 tahun. Makanya, ada mantan kades dua periode ikut maju kembali,” terang Andy. Pemicu lainnya adalah jumlah pendaftar balon kades yang tidak dibatasi dan tidak mengharuskan putera daerah, membuat pendaftar balon kades tahun ini.membeludak.

Bahkan, ada beberapa desa yang diikuti 5-10 balon kades, seperti Desa Buareng Kecamatan Kajuara dengan 10 orang balon, Desa Tellongeng Kecamatan Mare diikuti enam balon dan Desa Ujung Tanah lima balon, serta beberapa desa lainnya. Padahal dalam pilkades serentak jilid I tahun 2015, jumlah bakal calon di setiap desa paling banyak empat balon. Membe-ludaknya pendaftaran balon kades juga dipicu mengguyurnya dana masuk ke desa. Membeludaknya pendaftar balon kades, pemerintah pun memperketat pemeriksaan berkas bakal calon. “Saat ini sambil menunggu pendaftaran balon dua desa yang diperpanjang, panitia juga me-nunggu kelengkapan berkas para pendaftar,” imbuhnya.

*ASKAR SYAM

To Top