Mantan Kepala Kantor Kebersihan ‘Turun Kasta’ – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Mantan Kepala Kantor Kebersihan ‘Turun Kasta’

Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi melantik 11 pejabat eselon IIIa di aula Lateya Riduni, Rujab Bupati, Kamis 12 Mei kemarin.

Adik Mentan Gantikan Putra Wabup Bone Penguasa di Barebbo

WATAMPONE, RB—Gerbong mutasi kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone. Kali ini giliran pejabat di level eselon IIIa yang terjaring mutasi. Dalam mutasi ini selain ada yang mendapat promosi jabatan, ada pula yang pula disanksi dengan diturunkan eselonnya.

Yang mendapat promosi jabatan adalah adik Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman, yakni Asman Sulaiman. Asman sebelumnya menjabat Sekcam Bengo, kini dilantik menjadi Camat Barebbo. Asman terbilang cukup melejit karirnya di pemerintahan.

Sementara mantan Camat Barebbo, Dr Ade Fariq Ashar, MSi diplot menduduki Kepala Bagian (Kabag). Setidaknya ada dua doktor muda yang mengisi kabinet Tafa’dal kali ini, yakni Dr Fariq Ashar, MSi yang juga putra Wakil Bupati Bone, HA Ambo Dalle, MM dan Dr Andy, MSi.

Andy sebelumnya menjadi staf Asisten II setda Bone kini dilantik menjadi Kabag Peme-rintahan Desa (Pemdes) Setda Bone. Kemudian pejabat yang bisa dibilang disanksi adalah Kepala Kantor Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman, Drs Muh Yudhis. Betapa tidak, dengan posisi sebagai Kepala Kantor Kebersihan, Yudhis menyandang eselon IIIa.

Namun dengan posisi baru sebagai kepala bidang di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, eselon Yudhis turun menjadi ese-lon IIIb. Penurunan eselon bagi seorang pejabat adalah sebagai bentuk sanksi.
Kepala BKDD Bone, Drs A Islamuddin yang dikonfirmasi wartawan terkait alasan penurunan eselon Yudhis, Islamuddin enggan berkomentar lebih jauh. “Pasti teman-teman wartawan lebih tahu,” tutur Islamuddin.

Kendati Islamuddin enggan membeberkan alasan pelengseran Yudhis hingga diturunkan eselonnya, namun sejumlah pihak menghubungkan kasus Yudhis yang pernah berurusan dengan penegak hukum terkait insentif tenaga honorer di SKPD yang dipimpinnya.

Hanya saja, jika benar karena kesalahan itu Yudhis diberi sanksi, maka rentang waktu pemberian sanksi tersebut terbilang cukup jauh. Yudhis sendiri tidak hadir dalam pelantikan, kemarin.
Yang menarik dalam mutasi kali ini, adalah mundurnya H Jemmy, SSos dari jabatan Kepala Kantor Pemadam Kebakaran. Jemmy dikabarkan memilih mundur dari posisi tersebut karena akan fokus dengan kegiatan yang berkaitan ibadah.

Pemandangan menarik lain dalam mutasi kali ini, adalah hadirnya mantan pejabat di era pemerintahan HAM Idris Galigo. Dia adalah A Lutfi yang sebelumnya dinonjob sebagai Camat Mare pasca berakhirnya rezim HAM Idris Galigo, kini diperca-yakan menjadi Sekretaris Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD).

Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi dalam sambutannya pada pelantikan tersebut, mengatakan mutasi tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menempatkan pejabat pada posisi yang pantas dan pas sesuai kapasitasnya. Kepada pejabat yang dilantik, bupati mengingatkan agar menjaga amanah yang diberikan.

“Amanah ini tidak mudah dan tidak gampang. Karena bukan hanya jajaran lingkup pemerintah daerah yang menilai. Tapi yang menilai adalah semua masyarakat Bone, bahkan masyarakat Sulawesi Selatan. Karena dunia sekarang sempit sekali. Ini karena kemajuan teknologi. Makanya amanah ini harus dijaga,” kata Fahsar.

Dia mengharapkan amanah jabatan yang diberikan agar dijaga dengan melakukan tugas sesuai tupoksinya. “Tunjukkanlah kepercayaan itu kepada masyarakat, bahwa saya berbuat. Bukan berbuat untuk bupati, berbuat untuk wakil bupati. Tapi berbuatlah untuk masyarakat,” harap bupati.

usmansommeng

To Top