Masih Ingat Kasus Prona Nagauleng? Polda Sudah Perintahkan Usut – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Masih Ingat Kasus Prona Nagauleng? Polda Sudah Perintahkan Usut

RADARBONE.CO.ID–Kasus prona yang membelit Kepala Desa Nagauleng, Hamzah terus bergulir.

Polda bahkan telah memerintahkan penyidik unit Tipikor Satreskrim Polres Bone, untuk melakukan penyelidikan lanjutan.

Surat perintah tersebut, tertuang dalam surat perintah penyelidikan lanjutan Nomor B/157/VII/2017/Sat Reskrim.

Kuasa hukum pelapor Amire, A Fajrin menyebutkan, klainnya merasa dirugikan atas kebijakan kepala desa yang membebankan pembayaran Prona.

“Prona itu gratis. Tapi faktanya warga dibebankan pembayaran Rp350 ribu,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, bukan hanya Amire yang dibebankan pembayaran Prona, namun belasan warga lainnya juga menjadi korban ulah nakal sang kepala desa.

Disamping Prona, kepala desa tersebut (Hamzah) juga diduga kuat menggelapkan bantuan itik serta bantuan sapi yang tidak tepat peruntukannya.

Prona yang diluncurkan Badan Pertanahan Nasional telah menyeret beberapa kepala desa ke dalam kasus dugaan pungutan liar. Setelah Kades Pattiro Sompe Kecamatan Sibulue, A Mappatokkong SE ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi sertifikat tanah gratis (Prona) tahun 2007, Kamis, 20 Juli lalu. Kini mencuat kasus serupa. Kali ini, menyeret nama Kepala Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana, Hamzah.

Kasus dugaan pungli prona yang melibatkan HZ sudah bergulir di Polres Bone.

Hanya saja, kasus prona Kepala Desa Nagauleng yang ditangani Polres Bone, berbanding terbalik dengan kasus prona yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Watampone. Kejari bahkan telah menahan Kades Pattiro Sompe lantaran diduga menyalahgunakan jabatannya selaku kepala desa.

“Padahal kasusnya sama persis. Tempat dan tahun kejadiannya saja beda, kalau yang di Desa Pattiro Sompe itu kasus prona-nya 2007, sementara yang di Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana pada 2011,” jelasnya.

 

Sejauh ini pihak Polres Bone masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pungutan liar prona yang dilakukan Kepala Desa Nagauleng, HZ.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi saat dikonfirmasi mengatakan proses penyelidikan masih berjalan. “Informasi adanya dugaan pungutan di desa (Nagauleng) tersebut masih kita lakukan penyelidikan,” katanya.

Kadarisman menyatakan pihaknya berupaya segera menuntaskan kasus tersebut. “Tetap jalan prosesnya, dan saat ini masih dalam tahap mencari pembuktian,” tutupnya.

Dugaan pungli prona di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana sesungguhnya sudah pernah diadukan warga setempat ke DPRD Bone, Jumat, 11 November 2016.

 

Sesungguhnya, bukan hanya di Desa Pattiro Sompe dan Desa Nagauleng yang diterpa isu pungutan prona.
Sebelumnya warga desa lain di Kecamatan Sibulue juga mengeluhkan pembayaran biaya patok pada program prona di desa itu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top