Radar Bone

Berita Terkini

Masuk Daftar ODR, 12 Warga Bone Diminta Isolasi Diri

RADARBONE.CO.ID–12 Warga Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone, masuk dalam daftar Orang Dalam Resiko (ODR).

Ke 12 warga tersebut diketahui telah melakukan kontak langsung dengan SY pasien yang diduga suspek corona.

SY kini masuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tenriawaru Watampone.

Juru bicara satuan tugas (Satgas) percepatan penanggulangan covid19, dr Yusuf mengaku, pihaknya telah mengindentifikasi 12 warga yang telah melakukan kontak langsung dengan SY.

Mereka kata Yusuf berasal dari satu desa yang sama di Barebbo. 12 orang ini masih satu keluarga dengan SY.

“Itu sudah kita identifikasi semua dan sudah diperintahkan puskesmas setempat (Puskesmas Barebbo) untuk terus melakukan pemantauan,” jelasnya.

Ia mengaku ada enam orang yang satu mobil dengan SY dari Makassar. Ditambah enam orang lainnya yang kontak langsung dengan pasien tersebut saat tiba di Bone.

“Status mereka adalah ODR karena Alhamdulillah, sampai sekarang ke 12 orang ini tak ada yang memiliki gejala-gejala yang mirip corona,” jelasnya.

Satgas kata dr Yusuf juga telah melakukan pertemuan dengan kepala desa dimana 12 warga itu berasal.

“Disepakati 12 orang ini agar mengisolasi diri dulu untuk sementara. Sedapat mungkin mengurangi aktivitas ke luar rumah. Tadi itu sudah disepakati. Harapan kita, pemerintah desa terus memantau juga, mengingatkan. Karena selama masa 14 hari ini tentu harus diamati terus. Jangan sampai statusnya sekarang masih orang dalam resiko, tapi statusnya kemudian menyeberang menjadi orang dalam pemantauan, ketika dia demam, batuk pilek dan sebagainya,” jelasnya.

Senada ditegaskan Sekretaris Dinas Kesehatan, A Abd Rasyid. “Dinas Kesehatan telah mendata semua keluarga pasien yang pernah ditemani duduk bersama saat berada di atas mobil waktu penjemputan di bandara. Dimana pasien itu dijemput di bandara dalam keadaan demam tinggi. Itu akan diperiksa semua kesehatannya,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak panik menyikapi merebaknya wabah corona.

“Insya Allah kita di Bone aman-aman saja. Masyarakat agar tidak panik,” tutup Rasyid.

Terpisah, Camat Barebbo, A Ikbal menjelaskan jika pasien yang diduga suspek corona itu merupakan warga pendatang dari Sumatera.

“Yang bersangkutan pendatang dari Sumatera. Kebetulan kesini kunjungi keluarganya. Mungkin KTP keluarga pasien yang dilihat dari Barebbo, makanya yang berkembang bahwa yang bersangkutan warga dari sini,” jelasnya.

Berdasarkan penyampaian dari pihak keluarga kata A Ikbal, jika pasien tersebut memang memiliki riwayat penyakit paru-paru.

“Apalagi sudah usia lanjut. Usianya 75 tahun. Tapi kita berdoa saja, semoga hasil pemeriksaannya negatif,’ pungkas Ikbal.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top