Melirik Kegiatan TMMD Kodim 1407 Bone di Desa Panyili – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Melirik Kegiatan TMMD Kodim 1407 Bone di Desa Panyili

Terjunkan 150 Prajurit, Bangun Jalan dan Jembatan

Tentara yang bernaung di bawah Komando Distrik Militer (Kodim) 1407 Bone turun ke desa. Mereka melaksanakan kegiatan bertajuk TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Regular 2016 yang dipusatkan di Desa Panyili Kecamatan
Dua Boccoe.

ROSDIANA SULJA, Watampone

Kegiatan ini merupakan kerjasama Kodim 1407 Bone dengan Pemerintah Kabupaten Bone. Pemkab mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 sebesar Rp813 juta untuk pembangunan daerah.
Desa Panyili merupakan salah satu dari 21 desa ditambah satu keluarahan yang berada di wilayah Kecamatan Dua Boccoe.
Untuk mencapai desa dengan luas 14,24 kilometer persegi ini, harus menempuh jarak 40 kilometer dari Kota Watampone dan 11 kilometer dari ibukota kecamatan setempat.

Kondisi jalan dan jembatan di desa yang sangat buruk, membuat akses masyarakat untuk memasarkan jagung kuning sebagai komoditi unggulan pun jadi terhambat.
Untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat serta mempermudah akses gene-rasi muda mendapatkan pendidikan, menjadi alasan Dandim 1407 Bone, Letkol Inf Bobbie Triyantho memilih desa yang memiliki 1.924 jumlah penduduk tersebut sebagai lokasi sasaran TMMD.

“Tujuan dari kegiatan TMMD ini adalah mempercepat pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terang Bobbie. Kegiatan bakti TNI yang dibuka Wakil Bupati Bone Drs HA Ambo Dalle MM, Selasa 20 September kemarin, akan berlangsung selama sebulan.

“Program yang akan kami lakukan berupa pengerasan jalan, pembuatan talud, jembatan, dekker hingga pengobatan gratis dan penyuluhan kepada masyarakat,” terang Bobbie. Sebanyak 150 orang prajurit pun dikerahkan untuk menjalankan kegiatan tersebut.

“Tentu saja warga setempat harus menyambut antusias kegiatan ini karena demi kepentingan mereka sendiri. Jika TNI menerjunkan 150 prajurit, maka warga setempat yang berpartisipasi harus dua kali lipat hingga tiga kali lipat,” terang H Ambo Dalle, Wabup Bone.

Tokoh masyarakat setempat, A Idham Zainal yang ditemui RADAR BONE usai pembukaan TMMD mengatakan kondisi jalan desa memang sudah sangat memprihatinkan.
“Terakhir diaspal pada 1997 lalu, dan kini tidak ada lagi aspal tersisa. Ketika musim hujan tiba, maka kendaraan motor pun sulit melintas,” tuturnya.

Mantan Kades Panyili Kecamatan Dua Boccoe ini pun berharap, program TMMD bukan hanya memperbaiki fisik sarpras didesanya tetapi mmembangun karakter warganya agar bangun dan bekerja lebih giat lagi mendorong pembangunan daerah.
“Semangat kegotong-royongan yang mulai terkikis secara perlahan, bisa terbangun kembali melalui TMMD ini. Tentu saja ini bisa mendorong akselerasi pembangunan jadi lebih baik” imbuhnya.

(*)

To Top