Menata Kota, Membangun Desa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Menata Kota, Membangun Desa

Refleksi Hari Jadi Soppeng Ke-756 Tahun 2017

PENULIS : MUH SUMARDY

WATAMPONE, RB–Dalam pelukan waktu satu tahun terakhir Soppeng kini telah berubah. Denyut ekonomi berdetak kencang bahkan disebut sebut meningkat di atas 2 persen dibanding tahun sebelumnya. Infrastruktur diperlebar dan mulus. Di malam hari kota Watansoppeng terang benderang.

Tagline “Ayo Ke Soppeng“ bukan lagi penawaran yang hambar bagi sektor kebudayaan dan pariwisata apalagi sudah terjalin kerjasama dengan PATA dan ASITA. Visi yang diusung Bupati HA Kaswadi Razak SE dan Wakil Bupati Supriansa SH MH, yakni Pemerintahan Yang Melayani dan Lebih Baik terus dimanifestasikan secara lahiriah semua SKPD utamanya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat .

Di berbagai kesempatan Bupati HA Kaswadi Razak SE mengungkapkan sejumlah program yang semestinya baru dilaksanakan dua atau tiga tahun ke depan justru sudah dilaksanakan dan sudah dirasakan langsung masyarakat ‘Menata Kota, Membangun Desa’. Tekad membangun infrastruktur jalan 100 km per-tahun justru tahun 2016 dicapai 120 km, lampu penerangan jalan di setiap ibukota Kecamatan bahkan sampai kelurahan dan Desa utamanya di sekitar Masjid.

Sektor pertanian berhasil meraih peringkat kelima tingkat nasional pada program Serap Gabah Petani (Sergap) dengan over target di atas 20.000 ton GKP setara Rp10.000 ton beras. Prestasi Opini WTP dari BPK yang sudah dua kali diraih juga bertekad dipertahankan termasuk predikat Kabupaten sehat dan Piala Adipura.
Di Bidang Kesehatan, selain peningkatan pelayanan di RSUD Latemmamala dan Puskesmas juga peluncuran pengoperasian Public Safety Center (PSC) 119 yang merupakan ke-28 yang terintegrasi dengan NCC 119 apalagi dengan biaya mandiri Pemerintah Daerah.

Pelayanan kegawatdaruratan masyarakat sisa menelepon ke operator, maka Ambulance bersama tenaga medis langsung meluncur menjemput untuk pelayanan pra hospital. Dalam APBD TA 2017 Rp1,1 triliun lebih untuk pertamakalinya belanja pegawai berhasil ditekan di bawah 50 persen. Namun disisi lain membidik PAD Rp79.9 miliar.

Di Bidang pendidikan selain program pendidikan gratis juga disiapkan bea siswa Rp8 milIar di setiap jenjang pendidikan bagi yang berprestasi. Begitupula di bidang Olahraga disiapkan bonus bagi yang berhasil berprestasi dan mengangkat nama daerah.
Hal yang sama bagi penerima beras miskin (Raskin) sejak Oktober 2016 menerima gratis sampai di tangan rumah penerima manfaat, setelah sebelumnya harus menebus Rp1.600 per-kg. Pemerintah Daerah mengalokasikan di APBD 2017 Rp3,7 miliar lebih untuk membayar raskin bagi 13.161 KK x 15 kg selama 12 bulan atau sekira Rp315,8 juta perbulan, atau Rp3,7 miliar satu tahun. Hasil verifikasi terakhir rumah tangga sasaran penerima manfaat menurun dari 14.623 KK menjadi 13.161 KK.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Soppeng Drs A Fithratuddin ketika dikonfirmasi menyebutkan akan diluncurkan Kartu Macca dengan sejumlah manfaat termasuk terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dan Dinas Pendidikan serta penerima Raskin.

Saat ini armada Pemadam Kebakaran sudah ditempatkan di Pos Pembantu 4 Kecamatan, pemberian bibit ikan gratis, pembangunan/peningkatan jalan 102,85 km semuanya mempertegas bagaimana memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat .Saat ini Masjid Agung Darussalam Watansoppeng yang menjadi Duppa Utama Syiar Islam di Kota Watansoppeng bakal rampung, tanpa membebani APBD, tetapi swadaya masyarakat dan bantuan sejumlah pihak.

Salah satu kegiatan inovatif lainnya, yaitu Soppeng Command Center (SCC) adalah pusat pelayanan masyarakat dan aparatur negara sebagai ruang monitoring tempat pelayanan umum yang berbasis IT. Bupati di ruang kerjanya hanya sekali “klik” dapat memonitor langsung seluruh kegiatan dan aktifitas utamanya di unit pelayanan langsung kepada masyarakat dengan menggunakan jaringan Metro E atau tidak menggunakan biaya jaringan internet.

Peringatan HJS ke-756 mengusung tema “Percepatan Pembangunan Untuk Mewujudkan Soppeng Sebagai Pilar Utama Sulawesi Selatan”. Terlihat semua Kecamatan,Kelurahan dan Desa bergerak membangun dan melakukan pengecatan pagar dan aksi kebersihan. Partisipasi masyarakat Soppeng dalam bingkai kebersamaan kembali menyeruak ke permukaan menyambut peringatan HJS, tanah kelahiran tercinta.

To Top