Minim Perhatian Pemprov, Andi Fahsar Curhat Soal Bendungan Sanrego ke NH – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Minim Perhatian Pemprov, Andi Fahsar Curhat Soal Bendungan Sanrego ke NH

RADARBONE.CO.ID–Calon Bupati Bone petahana, Andi Fahsar M Padjalangi menyoroti perhatian Pemprov Sulsel selama masa kepemimpinannya. Ia berujar, Pemprov Sulsel belum sepenuhnya mampu mengakodomir kebutuhan masyarakat Bone.

Hal tersebut diungkapkan pula oleh Andi Fahsar saat silaturahmi bersama calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdi Halid. Ia mengeluhkan, posisi pemprov selama ini yang masih cenderung acuu tak acuh dalam pembangunan di Kabupaten Bone.

Di antaranya ialah terkait Bendungan Sanrego di Kecamatan Kahu. Beberapa tahun belakangan, ia selalu mengusulkan kepada Pemprov Sulsel agar rehabilitasi bendungan tersebut dapat dipercepat. Hasilnya, nihil dan tanpa kejelasan.

“Bendungan Sanrego itu kewenangannya provinsi. Kita mengusul tiap tahun tapi tidak pernah diperhatikan,” ungkapnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, NH lantas berjanji akan memprioritaskan rehabilitasi Bendungan Sanrego apabila terpilih kelak. Sebab, ia bersama Aziz Qahhar merumuskan konsep Trikarya Pembangunan, di antaranya pembangunan berbasis infrastruktur. Karena itu, infrastruktur pertanian berupa bendungan turur menjadi fokus pembangunan NH-Aziz.

“Insya Allah kalau NH jadi gubernur, tahun 2019 Bendungan Sanrego akan diprogramkan pengerukannya. Ini penting karena menjadi bagian dari gerakan membangun kampung. Artinya, membangun apa yang diharapkan oleh masyarakat di kampung-kampung. Bendungan ini sangat diharapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, NH menuturkan, pembangunan bendungan dan irigasi yang memadai tentu akan berdampak pada meningkatnya ekonomi rakyat. Sebab, produktivitas hasil pertanian tentu alan lebih terjamin tanpa harus mengandalkan tadah hujan lagi.

“Miris kalau kita melihat, berhektar-hektar sawah di Bone tapi produksinya masih kalah di daerah lain yang lebih sedikit areanya. Itu karena kita masih mengandalakn tadah hujan. Kalau sudah ada bendungan, insya Allah petani Bone akan panen dua kali dalam setahun, bahkan bisa lima kali dalam dua tahun,” urainya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top