Miris, Kondisi Warga di Desa Kalero – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Miris, Kondisi Warga di Desa Kalero

Sungai Garimpang meluap. Akibatnya ribuan warga di Desa Kalero terisolir. Sungai tersebut merupakan akses penghubung menuju ibu kota Kecamatan Kajuara

KAJUARA, RB–Desakan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, membangun jembatan di Desa Kalero Kecamatan Kajuara terus mengemuka. Warga di desa itu sangat mendambakan pembangunan jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan ibu kota Kecamatan Kajuara.

Pasalnya, begitu debit air Sungai Garimpang meningkat, warga di desa tersebut otomatis tidak bisa beraktivitas secara normal. Disamping itu, puluhan siswa yang menuntut ilmu di desa tetangga, nyaris tidak bisa bersekolah, lantaran terputusnya akses jalan.

Anggota DPRD Bone, HA Suaedi menegaskan, pemerintah sudah harus memprioritaskan pembangunan jembatan di desa tersebut.

“Saya mendapat banyak keluhan warga disana. Bayangkan ketika banjir di Sungai Garimpang, otomatis warga tidak bisa beraktivitas. Warga tidak bisa membeli kebutuhan hidup di pasar, lantaran akses jalan menuju ke Pasar Kajuara terputus,” ujarnya.

Parahnya lagi kata Suaedi, beberapa siswa pernah hanyut di sungai tersebut ketika nekat menyeberang sungai demi menuntut ilmu. “Untung masih bisa diselamatkan warga sekitar. Ini bagi saya sudah mendesak dan sudah seharusnya dianggarkan di APBD 2017,” tegasnya.

Legislator DPRD Bone, Bustanil Arifin Amry, turut membenarkan kesulitan yang dialami warga di desa tersebut.
“Setiap pelaksanaan musrenbang, pasti warga mengusulkan pengadaan jembatan karena memang itu kebutuhan dasar, prioritas dan mendesak bagi masyarakat,” ujar Bustanil.

Bayangkan kata Bustanil, warga harus memutar sejauh 30 kilometer untuk sampai ke ibu kota kecamatan, ketika sungai itu tidak bisa dilintasi mobil maupun sepeda motor.
Belum lagi kata dia, perekonomian masyarakat terhambat dan aktifitas warga termasuk guru dan siswa tidak bisa ke sekolah. “Jadi praktis, ketika musim hujan dan air di sungai itu meluap, 1800 penduduk disana, terisolir,” tutupnya.

*ASKAR SYAM

To Top