Miris, Ongkos Kerja Tak Ditebus, Pihak Bengkel Sandera Bus Pemkab Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Miris, Ongkos Kerja Tak Ditebus, Pihak Bengkel Sandera Bus Pemkab Bone

Anggota Satpol PP saat berusaha menarik bus milik Pemkab disalah satu bengkel di Jalan MT Haryono.

PENULIS : ADRY

RADARBONE.CO.ID–Nasib salah satu bus milik pemerintah Kabupaten Bone sungguh memprihatinkan. Bus warna putih bergaris biru itu bak besi tua yang mangkrak di salah satu bengkel di Jl MH Haryono.

Mobil bus bernomor polisi DD 7023 W tersebut kini sudah terbungkus debu dan ditumbuhi lumut berwarna hijau. Padahal, tak sedikit anggaran yang digelontorkan Pemkab Bone untuk membeli bus jenis Mercy itu.

Pemilik Bengkel Sun mengakui bus milik Pemkab Bone tersebut mengalami kerusakan pada bagian mesin. Awalnya, bus itu kata dia, hendak dikerja pada salah satu bengkel mobil di Taccipi, Kecamatan Ulaweng. Namun karena biayanya tinggi dan dana pemkab tidak ada maka bus tersebut dipindahkan kebengkel miliknya yang terletak di Jl MT Haryono.

“Sebenarnya kasihan juga liat mobil ini dibiarkan begitu saja oleh pemda. Awalnya mobil ini dibawa ke sebuah bengkel di Taccipi namun karena dananya tidak ada maka pihak bengkel yang ada disana tidak memperbaikinya,” ungkap Sun saat disambangi penulis, Jumat, 7 September lalu.

Diakui Sun, pihak bengkel di Taccipi sudah membongkar mesin bus tersebut, sehingga ia pun meminta ongkos kerja sebesar Rp3 juta.

“Kalau mesinnya tidak ada di sini, hanya badan mobilnya yang ada karena pihak bengkel menahan mesinnya karena terlanjur dibongkar disana nanti mesin dilepas setelah pihak pemda menebus ongkos kerja, baru dikasi mesinnya,” beber Sun.

Ditambahkan Sun, sudah sekira 2 tahun bus tersebut berada di bengkel miliknya.

“Mobil ini dulunya diderek oleh Satpol PP ke sini. Sebenarnya saya pernah menghadap ke pemda agar mobil ini segera diperbaiki karena mengambil tempat di sini,” terang Sun.

Karena bus sudah disimpan cukup lama di bengkelnya dan memakan tempat, sehingga mengganggu aktivitasnya, maka Sun pun akan meminta biaya parkir jika pemda hendak mengambil bus tersebut.

“Katanya pemda akan segera datang derek mobil ini. Tapi kalau dia (Pemda) mau ambil saya juga akan minta uang parkir karena sudah lama di sini. Saya jaga dan mobil ini mengambil tempat di bengkel,” tegas Sun.

Menurut Sun, yang menyebabkan bus tersebut tak kunjung diperbaiki karena tidak ada ongkos kerja yang diberikan.

“Kendala sebenarnya mobil ini tidak dikerja karena tidak ada biaya yang dikeluarkan pemda untuk biaya perbaikan, kami pun tidak mau memperbaiki tanpa ada dana,” kunci dia. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top