Modus Baru! Dugaan Penipuan Gadai Mobil, 22 Korban, Total Kerugian Rp700 Juta – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Modus Baru! Dugaan Penipuan Gadai Mobil, 22 Korban, Total Kerugian Rp700 Juta

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE— Sejumlah warga mendatangi Mapolres Bone, Senin 8 Juli kemarin. Mereka adalah korban penipuan sistem gadai mobil.
Kerugian yang ditimbulkan dari kasus dugaan penipuan ini, tak sedikit. Mencapai Rp700 juta. Korban mengaku menyerahkan uang ke perempuan, Nurjannah dengan jumlah Rp25 juta sampai Rp40 juta.
Salah seorang korban, Sitti Rohani yang ditemui RADAR BONE di Mapolres Bone mengatakan, pihaknya menyetor uang ke Nurjannah melalui perantara Jusriadi, Melalui Jusriadi, Ia diberikan mobil Agya warna merah sebagai bentuk kesepakatan dari perjanjian gadai itu.

“Setelah menyetor uang Rp25 juta hampir setiap pekan mobil ganti-ganti. Namun berselang beberapa kemudian diambil mobil sama Nurjannah kemudian uang tidak dikasih kembali,” ujar Warga Desa Kawerang, Kecamatan Cina itu.

Rohani mengaku, memilih menempuh jalur hukum lantaran tidak ada itikad baik dari terlapor untuk mengembalikan uang gadai tersebut.
“Karena perjanjian dari awal memang gadai kemudian uang harus dikembalikan, namun nyatanya mobil diambil pemilik dengan alasan mobil tersebut hanya dirental sama Nurjannah kemudian digadaikan” tambahnya.

Kuasa hukum pelapor, Firman Batari mengatakan, kliennya merasa dirugikan dengan tindakan korban.“Kasus ini harus dilihat secara proporsional. Harus dilihat siapa yang punya niat jahat dari persoalan ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, dalam kasus ini pemilik mobil dan perantara harus dilindungi.

“Pemilik mobil dan perantara juga harus dilindungi. Subtansi masalahnya, karena dilihat dari siapa memiliki niat untuk berbuat jahat. Apalagi uang diambil sama Nurjannah,” tegas Mantan Legislator Bone ini.
Laporan korban diterima Kepala Unit Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polres Bone, Ipda Rayendra Muchtar.
Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE mengatakan, akan mengamati secara detail laporan dari korban terkait dengan dugaan penipuan tersebut.
“Iye nanti saya cek laporannya dulu karena baru masuk tadi,” terangnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top