Muhlis Si Pembunuh Calon Bidan Cantik Dituntut 12 Tahun Penjara – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Muhlis Si Pembunuh Calon Bidan Cantik Dituntut 12 Tahun Penjara

PENULIS : RISNAWATI – HERMAN

WATAMPONE, RB–Setelah sempat tertunda beberapa kali, sidang tuntutan terhadap Muhlis, terdakwa pembunuhan calon bidan, Harmawati (23) akhirnya digelar, Selasa 21 Maret kemarin. Oknum polisi yang bertugas di Polda Sulsel ini dituntut 12 tahun penjara. Muhlis dinyatakan melanggar pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan selama 12 tahun.

“Sidang tuntutan telah dilakukan. Terdakwa dituntut 12 tahun penjara,” kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bone, Adnan Hamzah SH kepada RADAR BONE, Selasa 21 Maret kemarin. Ia menambahkan sebenarnya pembacaan tuntutan diagendakan pada Senin 20 Maret lalu. Namun karena Tim Penasihat hukum terdakwa tidak hadir sehingga ditunda.

“Senin kita sudah siap, cuma PH (Penasihat Hukum) berhalangan, hari ini baru bisa datang makanya baru dibacakan,” tutupnya. Dengan tuntutan 12 tahun penjara tersebut, karir polisi lulusan 2012 itu berada di ujung tanduk. Muhlis bakal diberhentikan dari institusi kepolisian tempat dia mengabdi selama ini.
Sebelumnya, pihak Polda Sulsel melalui Kombes Frans Barung Mangera yang saat itu menjabat Kabid Humas Polda Sulsel, dalam suatu konferensi pers menegaskan, anggota kepolisian yang dipidana diatas empat tahun maka secara otomatis langsung diberhentikan.

Ketika vonis hakim di bawah empat tahun maka pelaku akan tetap menjalani sidang kode etik, untuk memutuskan apakah dilakukan pemecatan atau tidak.

“Jika Bripda Muhlis dihukum lebih dari 4 tahun penjara maka otomatis dia dipecat, saat ini masih dikembangkan oleh penyidik apakah pasal yang digunakan pasal 338 tentang pembunuhan atau pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman penjara di atas 20 tahun,” tegas Kombes Frans Barung Mangera, beberapa waktu lalu.

Diketahui, pada Senin, 15 Agustus 2016, warga Desa Lappa Bosse Kecamatan Kajuara digegerkan dengan penemuan gadis cantik yang belakangan diketahui bernama Harmawati alias Arma.

Kegegeran warga makin bertambah takkala mengetahui pembunuh gadis tersebut adalah seorang oknum polisi yang merupakan warga Lappa Bosse bernama Bripda Muhlis yang bertugas di Mapolda Sulsel.
Muhlis tega menghabisi pacarnya karena cemburu.

To Top