Nasib 17 Kepala UPTD Pendidikan di Bone. Berkas Tercecer, Dana Operasional Tak Cair – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Nasib 17 Kepala UPTD Pendidikan di Bone. Berkas Tercecer, Dana Operasional Tak Cair

Para Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan saat mengikuti salah satu kegiatan di gedung PGRI, beberapa waktu lalu.

PENULIS : AGUSTAPA

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Sebanyak 17 UPTD Pendidikan Kecamatan di daerah ini gigit jari. Dana operasional selama enam bulan, yakni Juli-Desember 2018 tak kunjung cair. Permintaan pencairan dana operasional 17 UPTD yang diajukan Dinas Pendidikan tersebut dikembalikan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone. Permintaan pencairan dana tak diproses karena berkas dianggap tidak lengkap. Bahkan rekening penerima yang diajukan Dinas Pendidikan ada yang bermasalah, dan ada yang tidak aktif. Sementara pembayaran dana operasional UPTD harus melalui transaksi non tunai.

Salah seorang Kepala UPTD Pendidikan, Drs Rahmat A Wahab yang dikonfirmasi RADAR BONE membenarkan hal tersebut. Ia mengakui UPTD yang dipimpinnya termasuk salah satu dari 17 UPTD yang belum menerima dana operasional tersebut. “Kalau tidak salah ada 17 UPTD yang tak cair dananya operasionalnya, karena permintaan ini diajukan secara kolektif. Padahal, 17 UPTD ini paling cepat masuk LPj-nya, sementara yang terlambat LPJ-nya masuk, justru cair dananya. Kami juga tidak tahu secara pasti apa penyebabnya. Selaku kepala UPTD, kami tetap berharap dana operasional tersebut tetap dibayarkan,” kata Rahmat.

Rahmat mengaku heran, permintaan dana operasional Juli-Desember 2018 tak dicairkan. Padahal, kata dia, ke-17 UPTD yang tidak cair danya mengajukan permintaan dana pada November 2018. Namun ironisnya 10 UPTD yang cair dananya, justru yang memasukkan berkas belakangan, yakni Desember 2018.

Menanggapi pencairan dana UPTD yang terkesan pilih kasih tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs Nursalam MPd mengatakan adanya 17 UPTD yang tidak cair dana operasional, bukan kesalahan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Nursalam menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah musibah. Dinas Pendidikan, kata dia telah berupayaagar dana operasional seluruh UPTD terbayarkan. Hanya saja. saat permintaan pencairan diajukan ke BPKAD, berkas tercecer, sehingga terlambat diproses pencairannya.

“Yang tidak cair dana operasionalnya ini sebenarnya permintaannya lebih duluan masuk. Sebanyak 17 UPTD yang kita usulkan pada waktu itu, hanya saja karena banyaknya permintaan yang masuk, sehingga berkasnya tercecer. Nanti ditemukan, pada detik-detik sistem akan tertutup, makanya tak sempat diproses. Padahal, ada dua permintaan dana operasional UPTD yang kami takutkan tidak cair justru malah cair. Makanya, kami katakan ini adalah musibah,” jelas Nursalam.

Atas hal ini, Nursalam meminta ke-17 kepala UPTD tersebut tak perlu khawatir. Disdik, sambung Nursalam akan berupaya mencari jalan agar dana operasional ini cair. Hanya saja, untuk pengajuan ulang, harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Jadi ini bisa masuk sebagai kategori utang Pemkab yang dibayar di tahun 2019. Kalau ini disetujui oleh tim pemeriksa, kami akan ajukan kembali permintaan dananya,” ujarnya.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone Drs H Najamuddin menambahkan nasib ke-17 UPTD yang belum dana operasonalnya sangat ditentukan dari hasil konsultasi Dinas Pendidikan dengan BPKP.

“Makanya saat ini, kami memberikan peluang kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bone untuk melakukan perbaikan dan melengkapi permintaan pencairan dana operasional UPTD untuk diajukan sebagai pembayaran utang untuk tahun 2019. Namun untuk merealisasikan itu, akan diverifikasi dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan aparat pemeriksa dalam hal ini BPKP. Kalau itu disetujui dan memenuhi syarat, tentu kita akan proses sesuai dengan ketentuan,” kunci dia. Diketahui, UPTD Pendidikan menerima dana operasional berkisar 50 juta per bulan.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top