Naskah Akademik Dua Ranperda Dikupas – Radar Bone

Radar Bone

Metropolis

Naskah Akademik Dua Ranperda Dikupas

Badan Legislasi DPRD Kabupaten Bone saat membahas dua rancangan perda, Kamis, 30 Maret kemarin.

Mengintip Rapat Badan Legislasi DPRD Kabupaten Bone

Badan Legislasi DPRD Kabupaten Bone, kembali mengupas dua rancangan peraturan daerah, Kamis, 30 Maret kemarin. Dalam pembahasan ini, Baleg menelisik naskah akademik kedua rancangan perda tersebut.

Askar Syam, Watampone

Adapun kedua ranperda yang dibahas Baleg DPRD Bone, yakni ranperda tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan dan ranperda pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.

Ketua Baleg DPRD Bone, A Muh Idris Alang menyebutkan, poin-poin yang termaktub dalam rancangan peraturan daerah tersebut, dikaji secara detail sebelum dibahas lebih lanjut melalui rapat pansus DPRD Bone.

Diketahui, baleg telah menetapkan tujuh rancangan peraturan daerah yang akan dibahas dan dibagi dalam dua tahap pembahasan. Yakni tahap pertama terdiri dari empat ranperda dan tahap kedua terdiri dari tiga ranperda.

Tujuh ranperda yang masuk dalam program legislasi daerah, meliputi ranperda pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, ranperda penyelenggaraan kabupaten sehat, ranperda perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, ranperda penyelenggaraan administrasi kependudukan, ranperda tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan (TSLP/CSR), ranperda pengendalian dan pengawasan angkutan barang dengan kendaraan bermotor umum dalam wilayah Kabupaten Bone serta ranperda perusahaan daerah.

Empat ranperda teratas (Pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, disablitas, kabupaten sehat dan administrasi kependudukan), masuk prioritas untuk dibahas di tahap pertama.

Idris Alang menegaskan, baleg fokus mengkaji naskah akademik dari masing-masing ranperda.
Keempat ranperda yang masuk tahap pertama lanjut dia, akan dibahas di masa sidang pada Mei mendatang.

“Total dari tujuh ranperda, ada tiga yang merupakan inisiasi DPRD Bone dan sisanya (Empat ranperda), merupakan inisiasi dari eksekutif,” ungkapnya.

Anggota baleg, Rismono Sarlim menambahkan, tiga ranperda yang merupakan inisiasi DPRD Bone, masing-masing ranperda disabilitas, penyelenggaraan kabupaten sehat dan ranperda TSLP.
“Dua diantaranya masuk dalam masa sidang tahap pertama yang sudah kita sepakati melalui rapat baleg,” pungkasnya.

Selain dua perda tersebut, DPRD Bone juga menginisiasi dua ranperda, yakni ranperda tentang penyandang disablitas dan ranperda tentang Bone Kabupaten Sehat. Legislator, bahkan sudah melakukan studi banding. (*)

To Top