Oknum Babinsa Terancam Sanksi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Oknum Babinsa Terancam Sanksi

PENULIS : AGUSTAPA

RADARBONE.CO.ID-Kasus dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oknum Babinsa Serka Sunardin terhadap Wawan, warga Desa Pasempe Kecamatan Palakka yang mengakibatkan ibu korban meninggal dunia, Jumat, 31 Agustus lalu mendapat perhatian serius dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 1407/Bone Letkol Inf Mustamin.

Kepada RADAR BONE, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Mustamin memastikan Oknum Babinsa yang melakukan penganiayaan terhadap warga pasti akan mendapat sanksi yang setimpal, apakah itu berupa hukuman disiplin ataukah hukuman administrasi berupa penundaan pangkat.

“Meski penganiayaan yang dilakukan itu sifatnya tindakan refleks, tapi hal itu tidak dibenarkan. Selaku Babinsa tidak sepatutnya hal itu terjadi, maka dari itu, selaku Dandim saya minta maaf,” ungkapnya.

Saat ini, oknum Babinsa yang melakukan penganiayaan kepada Wawan telah ditahan di Makodim 1407/Bone, meski kasusnya masih berproses di Denpom.

“Selaku Dandim kami tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan, akan tetapi kami tetap berharap agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi, antara pelaku dan korban masih ada hubungan kekeluargaan,” ungkapnya.

Mustamin juga mengaku telah melakukan kunjungan silaturahmi dua kali ke kediaman korban di Desa Pasempe Kecamatan Palakka, yaitu pada 5 dan 6 September lalu.

Untuk silaturahmi yang kedua pada hari Kamis, tanggal 06 September 2018 bahkan bersama Danrem 141/Toddopuli, Kolonel Inf Suwarno, S.A.P. Dimana dalam kunjungan tersebut tujuannya tidak lain untuk menjalin silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan, sekaligus memohon maaf apabila ada hal yang menyakiti perasaan masyarakat setempat, terutama kepada saudara Wawan dan keluarganya.

“Kami juga meminta agar persoalan yang menimpa saudara Wawan dan Serka Sunardin dapat diselesaikan secara baik-baik atau kekeluargaan, sehingga jalinan silaturahmi dan persaudaraan jangan sampai terputus. Kami juga menyampaikan agar Wawan tidak ragu-ragu menyampaikan ke Dandim 1407/Bone, Danramil maupun ke Babinsa apabila ada hal-hal yang perlu dibantu,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Danrem 141/ Toddopuli Kolonel Inf Suwarno, S.A.P saat melakukan kunjungan silaturahmi di kediaman korban.

Selain mengucapkan bela sungkawa ia juga menyampaikan bahwa setiap prajurit yang melanggar pasti ada hukuman, mengenai kasus Serka Sunardin tanpa diminta oleh pihak keluarga Wawan pasti akan diproses hukum, namun kedua belah pihak akan kena resikonya, kalau kasus ini dilanjutkan secara hukum.

Sementara Kapolsek Palakka yang hadir dalam silaturahmi tersebut juga ikut mengingatkan bahwa masalah ini sebenarnya bisa di selesaikan dengan cara kekeluargaan karena masih ada hubungan keluarga dan sebagai penengah setiap laporan yang masuk di mejanya akan dikerjakan sesuai prosedur yang berlaku.

Kalau masalah ini berlanjut, maka saudara Wawan juga akan diproses secara hukum karena pada saat mengendarai sepeda motor tidak menggunakan helm dan tidak membawa kelengkapan berkendara.

Sementara Semmi dari pihak keluarga korban menyambut baik kedatangan Dandim 1407/Bone beserta rombongan untuk silaturahmi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

“Pihak keluarga sudah tidak mempermasalahkan kejadian tersebut, namun berharap proses hukum tetap berjalan,” imbuhnya.

Menanggapi keinginan pihak keluarga yang tetap ingin menempuh jalur hukum tetap disambut baik oleh Dandim 1407/Bone karena semua keputusan itu adalah hak mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top