Oknum Penyuluh Pertanian Terlibat – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Oknum Penyuluh Pertanian Terlibat

Pelaku sindikat penjualan bibit jagung bantuan Kementan RI saat diamankan di Mapolres Bone, Senin 17 Oktober kemarin. Ada delapan orang diamankan polisi, termasuk seorang oknum penyuluh pertanian. Mereka diamankan dua lokasi yang berbeda, yakni Pasar Taretta Kecamatan Amali dan Pasar Sentral Palakka,

Bantuan Bibit Jagung Diperjualbelikan

PENULIS : HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Bantuan bibit jagung dari Kementerian Pertanian ternyata tidak sampai ke petani. Sekelompok orang memainkan bantuan ini untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan cara menjual bantuan bibit ke pasar. Parahnya lagi, oknum penyuluh pertanian terlibat dalam sindikat tersebut.  Sindikat ini terbongkar polisi yang melakukan penyamaran di Pasar Taretta Amali. Polisi berpura-pura sebagai pembeli. Upaya ini ternyata tidak sia-sia, polisi yang menyamar berhasil menemukan bantuan bibit diperjualbelikan yang dikemas dalam bungkusan plastik.

Dalam operasi yang berlangsung selama dua hari, yakni Minggu-Senin, 16-17 Oktober kemarin. Polisi berhasil menyita 3.278 kg bibit jagung dari dua lokasi yang berbeda, yakni Pasar Taretta Amali dan Pasar Sentral Palakka.
Ada delapan orang yang di-amankan terkait penyalagunaan bantuan bibit jagung tersebut. Ke-8 orang yang ditangkap, yakni BS (41), SR (58), MA (35), BA (40), RD (43), ID (43), DE (33), dan seorang penyuluh pertanian kecematan (PPK) berinisial SM (45). Adapun ke-7 pelaku lainnya bertindak sebagai penjual dan penyalur.

Terbongkarnya sindikat pelaku penjualan pupuk bantuan ini berawal dari Instruksi Menteri Pertanian RI, HA Amran Sulaiman yang meminta aparat kepolisian mengungkap sekaligus menangkap oknum yang mempermainkan bantuan bibit jagung di Amali.
Polisi diberi waktu sepekan untuk membongkar kasus tersebut.

Kapolres Bone, AKBP Raspani SIK mengatakan operasi ini dilakukan pihaknya sebagai bentuk pengawalan serta dukungan agar bantuan yang telah dikeluarkan pihak Kementerian Pertanian tepat sasaran.
“Akan terus dilakukan peng-ungkapan jika memang ada oknum yang berani bermain ketika dipercaya menjadi penyalur bantuan dari pemerintah,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko yang dikonfirmasi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat dia meme-rintahkan anggotanya melakukan penyamaran di Pasar Taretta, Kecamatan Amali.
“Total bibit jagung bantuan yang berhasil diamankan petugas sebanyak 3.278 kilogram,” tutupnya.

Kepala BP4K Bone A Arsal mengaku belum tahu jika ada penyuluhnya yang terlibat. “Sedari awal saya sudah tekankan ke penyuluh agar tidak menyelewengkan bantuan petani. Saya belum tahu kalau ada penyuluh yang terlibat, saya masih di Makassar. Nanti saya di Bone akan saya kroscek,” janji Arsal saat dihubungi malam tadi

*ASKAR SYAM

To Top