Orang Tua Siswa Berpartisipasi Gaji Tenaga Honorer SMAN 1 Bone  – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Orang Tua Siswa Berpartisipasi Gaji Tenaga Honorer SMAN 1 Bone 

RADARBONE.CO.ID, WATAMPONE– Dalam rangka memaksimalkan proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Bone. Komite sekolah mengadakan rapat pertemuan dengan orang tua siswa guna membahas nasib tenaga honorer yang tak pernah digaji, termasuk pengadaan cleaning service dan Satpam Sekolah bertempat di Aula Sekolah, Minggu, 16 September 2018.

Salah satu yang melatarbelakangi rapat ini adalah SK Penugasan dari Gubernur Provinsi Sulsel yang menjadi dasar pembayaran insentif guru non PNS hingga saat ini belum diterbitkan. Akibatkan, tenaga pendidik dan kependidikan non PNS terpaksa mengajar tanpa digaji.

Menyikapi persoalan itu, Kepala SMA Negeri 1 Bone pun curhat ke komite sekolah agar menyikapi persoalan itu.
Kepala SMA Negeri 1 Bone Muhammad Idris SPd MSi mengatakan jumlah PNS di SMA Negeri 1 Bone terbatas.

Mayoritas yang PNS telah banyak yang pensiun, sehingga untuk memaksimalkan proses belajar mengajar di sekolah, pihak sekolah memberdayakan tenaga honorer. Hanya saja, kendalanya mereka tidak bisa digaji melalui dana BOS tanpa ada SK dari Gubernur. Tidak hanya itu, SMA Negeri 1 Bone juga butuh Satuan Pengamanan (Satpam).

Namun untuk mengangkat Satpam juga harus dipikirkan insentifnya per bulan. “Mengapa Satpam menjadi hal penting di sekolah? karena telah terjadi pencurian Helm di lingkungan sekolah.

Kita takutkan, kedepan terjadi lebih parah lagi, bisa saja akan ada kehilangan motor,” katanya.
Termasuk tenaga Cleaning Serivice menjadi kebutuhan prioritas di sekolah.

“Untuk selalu menjaga lingkungan sekolah agar bersih, dibutuhkan tenaga cleaning service. Lagi-lagi, untuk mengangkat tenaga cleaning service membutuhkan dana, sementara dana BOS terbatas,” katanya.

Karena ini menjadi kendala sekolah, makanya persoalan ini disampaikan ke komite sekolah. Namun Idris menekankan untuk meminta partisipasi ke orangtua siswa, komite sekolah tidak boleh menjadikan dasar suara terbanyak. Karena suara terbanyak itu, pasti ada yang tidak setuju.

“Satu orang saja tidak setuju, partisipasi itu bisa bersifat pungutan. Makanya, saya menyarankan persoalan sumbangan atau partisipasi dikembalikan ke masing-masing individu orang tua siswa. Berapa saja kemampuannya,” katanya.

Sementara Ketua Komite SMA Negeri 1 Bone Syafruddin Madjid mengatakan kemajuan sekolah sangat ditentukan oleh dukungan orangtua siswa, sehingga dibutuhkan partisipasi dari masing-masing orangtua siswa.

“Komite di sini hanya sebagai penengah, apa yang menjadi kendala sekolah, patut menjadi perhatian orang tua siswa. Untuk membantu sekolah tergantung dari keikhlasan masing-masing orang tua siswa,” katanya.

Sekadar diketahui, untuk memenuhi semua insentif tenaga honorer, Satpam dan Cleaning Serivice di SMA Negeri 1 Bone membutuhkan biaya Rp29 juta per bulan. Untuk merealisasikan itu, orang tua siswa diminta partisipasinya minimal Rp40 ribu lebih dalam sebulan.

Namun di dalam rapat komite itu, orang tua siswa sepakat untuk memberikan partisipasinya sesuai dengan kemampuan individu masing-masing setiap bulannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top