Pasang Tarif Murah, Travel Terancam Dipolisikan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pasang Tarif Murah, Travel Terancam Dipolisikan

PENULIS : AGUSTAPA-ADRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE-Kementerian Agama memperketat ongkos perjalanan ibadah umrah. Bagi travel yang nekat memasang tarif di bawah standar biaya yang ditetapkan Kemenag, harus siap-siap berurusan dengan aparat kepolisian. Pasca mencuatnya kasus Abu Tours, pihak Kementerian Agama mulai mewaspadai tarif murah yang diluncurkan perusahaan biro perjalanan haji dan umrah.

Meski sejauh ini belum keluar aturan secara tertulis, namun Kementerian Agama sudah mengambil ancang-ancang biaya perjalanan umrah paling rendah Rp20 juta.
Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Bone, Drs H Anwar mengatakan penetapan standar harga biaya perjalanan umrah tersebut merupakan anjuran dari Kemenag pusat.

“Saat ini belum ada secara tertulis yang menentukan bahwa harus minimal Rp20 juta baru bisa berangkat umrah, namun idealnya memang seperti itu berdasarkan anjuran dari Kementerian Agama pusat,” ungkap Anwar.

Menurut Anwar, jika ada travel yang menawarkan tarif perjalanan umrah di bawah Rp20 juta patut untuk dicurigai travel yang berpotensi melakukan penipuan. “Saya kira saat ini sudah tidak ada travel yang bisa memberangkatkan umrah di bawah Rp20 juta. Kalau memang ada patut kami curigai akan berujung penipuan terhadap jemaah,” tegas Anwar saat dikonfirmasi RADAR BONE, Kamis, 22 Maret kemarin.

Anwar mengharapkan masyarakat ikut mengawasi. Jika menemukan ada travel yang memasang tarif umrah di bawah Rp20 juta agar dilaporkan ke pihaknya. “Tentunya demi keamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah umrah jika masih ada temuan begitu kami harap melapor kepada pihak kami yang kemudian ditindaklanjuti,” harap Anwar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel Dr H Abd Wahid Thahir MAg mengatakan untuk menyikapi kasus Abu Tours tidak terulang lagi di Sulsel, Wahid mengakui telah membangun kerja sama dengan Polda Sulsel. Jika ada travel yang menawarkan paket umrah murah di bawah standar harga, maka langsung ditangani pihak kepolisian.

“Jadi nanti akan ada surat keputusan terkait standar biaya berangkat umrah. Rasionalnya itu berkisaran Rp20 juta,” bebernya. Sebelumnya banyak warga Bone yang gagal berangkat umrah karena mendaftar melalui travel yang menawarkan paket murah. Salah satu perusahaan travel yang tidak memberangkatkan jemaahnya beberapa waktu lalu adalah PT Kafilah Rindu Ka’bah. Perusahaan travel ini, selain berbiaya murah, yakni Rp11 juta sampai Rp12 juta juga travel ini dinyatakan tak memiliki izin operasional. Sejumlah warga di Kelurahan Lonrae pun terpaksa gigit jari karena tak kunjung berangkat menunaikan umrah, sementara uang tak kembali.

Kasus terbaru adalah jemaah Abu Tours. Korban Abu Tours di Bone mencapai 1.500 orang. Ini berdasarkan jumlah warga yang datang mengadu ke Kemenag Bone. Korban Abu Tours awalnya membayar dengan biaya Rp16 juta, tapi hingga kini belum berangkat. Namun belakangan jemaah kembali dijanjikan berangkat pada April mendatang dengan catatan membayar lagi sebesar Rp15 juta. Nilai pembayaran yang hampir sama pada pembayaran pertama.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top