Pembagian Lods Pasar Balle Kahu Diprotes Pedagang – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pembagian Lods Pasar Balle Kahu Diprotes Pedagang

PENULIS : ASKAR SYAM

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Sejumlah perwakilan pedagang di Pasar Balle, Kecamatan Kahu, mendatangi gedung DPRD Bone, Selasa 2 Mei lalu. Pedagang memprotes pembagian lods serta kios yang dinilai sarat permainan. Bahkan beberapa pedagang menyebut pembagian lods serta kios menggunakan sistem jatah.

Aspirasi para pedagang, diterima Anggota DPRD Bone, H Saipullah Latief dan Irwandi Burhan.
Salah seorang pembawa aspirasi, Andi Baharuddin Batong menegaskan, sebelum dibangun, jumlah pedagang yang aktif berjualan dan terdata di Pasar Balle, mencapai 136 orang. Sementara, jumlah lods dan kios yang dibangun lanjut dia, mencapai 156.

“Pertanyaannya, kenapa kios dan lods tidak cukup?. Itu karena adanya permainan dalam pembagian. Semua menggunakan sisten jatah,” tegasnya. “Ada pedagang selain mendapat kios juga mendapat lods.
Itu yang menjadi penyebab, sehingga pedagang lain, ada yang tidak mendapatkan tempat berjualan,” ujarnya.
Fakta lainnya lanjut Baharuddin, ada pedagang yang dulunya hanya menempati lapak, justru sekaran menempati kios.

“Sebaliknya, ada pedagang dulunya dapat kios sekarang dapat lapak,” ujarnya sembari membeberkan bentuk kejanggalan dari pembagian lods dan kios di pasar itu. Termasuk lanjut dia, adanya dugaan jual beli lods dan kios di pasar itu.

Terpisah, Anggota DPRD Bone, H.Saipullah Latief menegaskan, perlunya data otentik dari pedagang terkait pedagang yang mendapatkan lebih dari satu lods dan kios, untuk selanjutnya dicocokkan dengan data yang ada di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bone.

“Namun pada dasarnya, aspirasi ini pasti ditindaklanjuti melalui rapat kerja,” tegasnya.
Anggota DPRD penerima aspirasi lainnya, Irwandi Burhan menegaskan, bangunan pasar yang dibangun pemerintah daerah, haram diperjualbelikan.

“Pedagang yang rutin membayar retribusi, itu yang berhak memiliki hak guna pakai di lods,” ujar Irwandi.

To Top