Pemilu Serentak 2019, Waktu Yang Dibutuhkan Selama Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara di Bone, Minimal 16 Jam – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pemilu Serentak 2019, Waktu Yang Dibutuhkan Selama Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara di Bone, Minimal 16 Jam

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Komisi Pemilihan Umum (KPU) memprediksi penghitungan suara pemilu 2019 bisa berlangsung hingga tengah malam di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bone mencapai 543.646 jiwa. KPU Kabupaten Bone memprediksi pemungutan dan penghitungan suara memakan waktu belasan jam. Itu didapat berdasarkan hasil simulasi yang sudah dilakukan waktu lalu.

Ketua KPU Bone, Isharul Haq mengatakan, lamanya waktu penghitungan suara akibat banyaknya surat suara yang harus dihitung nanti.
Dari hasil simulasi kata Isharul, minimal waktu yang digunakan adalah 16 jam.

“Simulasi pertama kami pakai orang lebih dari 400 per TPS ternyata tidak selesai, bisa sampai jam 2 sampai 3 pagi. Tetapi setelah kami kurangi jumlah pemilihnya per TPS, itu bisa selesai pada jam 23.20 malam,” kata Isharul dihadapan peserta rapat koordinasi yang salah satu pembahasannya adalah kesiapan menghadapi pemilu presiden dan pemilu legislatif 2019.
Jika proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan tidak normal, maka tegas Isharul, waktu yang digunakan bisa sampai dinihari atau pagi hari.

“Agar penghitungan suara bisa selesai di hari yang sama dengan pemungutan, jumlah pemilih di tiap TPS harus berjumlah maksimal 300 orang. Untuk mengantisipasi itu, kita juga sudah menambah TPS (Tempat pemungutan suara). Nantinya, penghitungan suara akan dilakukan terlebih dulu untuk hasil pemilu presiden,” jelasnya.
Ada 5 surat suara yang akan dihitung saat pemilu nanti. Selain surat suara pilpres, KPU juga akan merekap hasil pemilihan DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten, dan DPD RI.

Isharul mengaku tak khawatir antusiasme masyarakat berkurang karena penghitungan suara pilpres dilakukan terlebih dulu. Ia yakin masyarakat akan menunggu hingga akhir karena penghitungan suara pemilihan DPRD kabupaten/kota akan dilakukan belakangan.

“Kalau menurut kami malah nanti akan antusias saat pengitungan DPRD kabupaten/kota. Jadi DPRD tingkat dua yang ditunggu karena orang-orang yang dekat dengan mereka itu ya ada di DPRD tingkat dua,” katanya.

Bupati Bone, HA Fahsar M Padjalangi juga mendorong penyelenggara pemilu, untuk mewaspadai penghitungan hingga pagi hari.
“Olehnya itu, KPU saya kira perlu membekali seluruh jajarannya dan memastikan kesiapan mereka menghadapi pemungutan dan penghitungan suara,” ujar bupati.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top