Pemkab Bone Warning User ‘Nakal’ – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pemkab Bone Warning User ‘Nakal’

Sebagian ruko, toko dan kios di Pasar Sentral Palakka belum difungsikan user yang menguasai. Pemkab akan melakukan penarikan jika user tak melakukan perikatan sebagai syarat mendapatkan alas hak.

RADARBONE,CO.ID_WATAMPONEPemerintah Kabupaten Bone memberi peringatan keras kepada user ruko, toko dan kios di Pasar Sentral Palakka yang belum melakukan perikatan terkait tempat yang dikuasai.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bone, Drs Alimuddin mengatakan pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penarikan terhadap ruko, toko dan kios yang dikuasi user jika mengindahkan surat peringatan yang dilayangkan.

“Kita sudah mendapat rekomendasi dari BPK, jika tidak mengindahkan surat peringatan yang kami berikan, maka akan ditarik kembali tempat yang dikuasai dengan pengembalian DP,” tegas Alimuddin.
Alimuddin mengakui pihaknya sudah melayangkan surat kepada user tapi masih ada yang tidak menanggapi. “Sudah diberikan surat untuk datang menyelesaikan proses administrasinya. Tapi sampai saat ini masih ada yang membandel,” kata Alimuddin.

Alimuddin menegaskan pihaknya akan sekali lagi melayangkan surat peringatan, jika masih tetap membandel maka akan dilakukan penarikan. Selanjutnya ruko, toko dan kios yang ditarik akan ditawarkan kepada pedagang lain yang berminat. “Kita akan berikan kepada yang mau mematuhi aturan,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, perikatan antara user Pasar Sentral Palakka dengan Pemerintah Kabupaten Bone hingga kini belum tuntas. Sejatinya, proses perikatan kedua pihak ini tuntas sejak Desember 2015.
Berdasarkan informasi dari UPTD Pasar Sentral Palakka, jumlah user yang belum melakukan perikatan sebanyak 138 user.

Kepala UPTD Pasar Sentral Palakka, A Jasman Saputra mengatakan sejauh ini pihaknya terkendala dengan alamat user yang mengusai toko, ruko atau kios di pasar berkonsep tradisional modern tersebut. Diakui Jasman, beberapa user sudah memindahkan tangankan tempatnya sehingga, sehingga sulit menemukan pihak yang bertanggungjawab atas tempat di Pasar Sentral Palakka tersebut.

 

To Top