Pemkab-DPRD Bone Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pemkab-DPRD Bone Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan

RADARBONE.CO.ID–DPRD Kabupaten Bone, menggelar rapat paripurna dengan agenda, penandatanganan Nota Kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bone terhadap KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018, Rabu 12 September kemarin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bone, Drs A Akbar Yahya MM dan dihadiri Pj Bupati Bone, Ir Bakti Haruni CES.

Dalam sambutannya, Pj bupati memaparkan postur anggaran di RAPBD Perubahan. Bakti menyebutkan, pendapatan daerah mencapai Rp2.251.505.561.046 atau bertambah sebesar Rp22 miliar lebih dari anggaran pokok.

Pj bupati memaparkan rincian perubahan anggaran. Salah satunya terkait belanja tidak langsung, yang menyusut sebesar Rp3 miliar.

Bakti menyebutkan, belanja tidak langsung dianggaran pada APBD Perubahan sebanyak Rp1.453.921.950.590 atau menyusut Rp3 miliar dari anggaran pokok.

Sebaliknya, belanja langsung justru meningkat sebesar Rp67 miliar lebih. “Belanja langsung dianggarkan pada APBD perubahan sebesar Rp880.831.852.465. Meningkat Rp67.039.401.965 dari anggaran pokok,” ujarnya.

Ketua DPRD Bone, Drs A Akbar Yahya MM menyebutkan, penandatanganan Nota Kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bone terhadap KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 digelar melalui rapat paripurna, sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib dewan perwakilan rakyat daerah yang menegaskan bahwa kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara, yang telah mendapat persetujuan bersama ditandatangani oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD melalui rapat paripurna.

“Perubahan asumsi dasar kebijakan umum perubahan anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan, didasari adanya dinamika dan perkembangan asumsi yang tidak sesuai lagi dengan asumsi kebijakan umum APBD Pokok Tahun Anggaran 2018. Baik itu perubahan asumsi pendapatan maupun belanja dan pembiayaan,” kunci Akbar.

Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD Bone mulai membedah Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Pengajuan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan, Jumat 7 September lalu.

Kepala BPKAD Bone, A Fajaruddin memaparkan gambaran KUA-PPAS RAPBD Perubahan. Fajar menyebutkan, total pendapatan mencapai Rp2,2 triliun lebih. Pada RAPBD Perubahan, pemkab mengajukan tambahan anggaran mencapai Rp22 miliar 78 juta lebih.
“Tambahan anggaran bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang kita target bertambah Rp9 miliar lebih.

Kemudian dana perimbangan bertambah Rp800 juta lebih yang merupakan penyesuaian dari sektor dana bagi hasil pajak,” ujar Fajar.
Fajar menyebutkan, diakumulasi total pendapatan dan pengeluaran, terdapat defisit mencapai Rp63 miliar. Namun tegas Fajar, defisit itu ditutupi dari dana pembiayaan daerah. Terdiri dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp59 miliar dan dana cadangan Rp30 miliar.

“Ini masih plafon anggaran sementara. Jadi bisa saja berubah. Nanti rinciannya ketika SKPD sudah menyusun RKA masing- masing untuk dibahas di DPRD,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bone, Drs A Akbar Yahya MM menegaskan, jika dilihat postur APBD, termasuk berimbang.

“Total tambahan Rp22 miliar. Memang ada defisit, tapi itu sudah ditutupi melalui SILPA,” ujarnya.

Akbar juga menyebutkan, hanya beberapa SKPD yang mendapat tambahan anggara. “Itupun, SKPD yang memang memiliki program yang mendesak untuk dianggarkan. Salah satunya, kegiatan fisik,” pungkasnya.

Besarnya defisit dan SILPA, menjadi sorotan sejumlah legislator pada pembahasan KUA-PPAS tersebut.
Anggota DPRD Bone, A Muh Idris Alang menyorot tingginya defisit yang mencapai Rp63 miliar. Disatu sisi, SILPA mencapai Rp59 miliar.

“Tingginya SILPA dan defisit menjadi indikasi ada program yang tidak jalan,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top