Penerima TPG Keluhkan Biaya Administrasi Bank – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Penerima TPG Keluhkan Biaya Administrasi Bank

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE,–Sejumlah penerima tunjangan profesi guru (TPG) di daerah ini mengeluhkan biaya administrasi pada bank penyalur. Pasalnya, biaya administrasi dikenakan hingga tiga kali pada hari yang sama. Kejadian ini dialami penerima TPG saat membuka rekening di BNI Capem Bone.
Diketahui, Tunjangan Profesi Guru (TPG) SMA/SMK di Kabupaten Bone telah cair. Jika tahun lalu, dana sertifikasi itu diterima melalui Bank Sulsel. Namun tahun ini, dana sertifikasi dibayarkan melalui BNI. Peralihan bank penyalur ini terjadi seiring peralihan SMA/SMK ke Dinas Pendidikan Sulsel.

Salah satu penerima TPG, Muhammad mengaku heran saat membuka rekening di BNI. Pasalnya, pada saat pembukaan rekening dirinya dikenakan biaya administrasi hingga tiga kali dalam sehari.
“Saya lihat di rekening tersebut, ada tercetak saldo tunjangan profesi guru yang diterima, kemudian potongan biaya administrasi sebesar Rp20 ribu lebih sampai dua kali ada juga Rp10 ribu.

Jadi kalau dikalkulasi potongan biaya administrasi mencapai Rp50 ribu. Baru lucunya lagi, potongan itu tertera dalam buku rekening dengan hari yang sama,” bebernya.

Jika dilihat nominal biaya administrasi yang terpotong tidak besar dibanding dana sertifikasi yang diterima guru. Namun, kata Muhammad jika semua penerima TPG dikenakan pemotongan serupa, maka dana yang akan terkumpul cukup besar.

Selain, pemotongan biaya administrasi tersebut tidak disertai penjelasan dari pihak bank. “Tentu selaku guru kami mempertanyakan hal tersebut,” paparnya.

Hal sama dialami Ali, penerima TPG lainnya. Diakui Ali, pada buku rekening bank miliknya juga terdapat potongan biaya administrasi sampai Rp20 ribu sebanyak dua kali. “Terus terang kami juga heran, karena baru terjadi seperti itu. Sepengetahuan kami itu pembukaan buku rekening baru, potongan administrasinya selalu satu kali,” katanya.

Berbeda halnya yang dialami Salamm salah satu guru SMA ternama di Bone. Pada buku rekening bank miliknya terdapat saldo Rp10 juta, kemudian potongan administrasi juga hingga tiga kali dengan tanggal yang sama. Hanya saja, kata dia nilai potongan biaya administrasinya lebih kecill, yakni Rp11 ribu.

“Coba kita lihat buku rekening saya, di sini tertulis potongan administrasi pertama Rp11.000, kemdian di bawahnya lagi terdapat lagi potongan administrasi Rp11.000, kemudian terakhir Rp1.500, sehingga kalau ditotalkan biaya administrasi dalam sehari Rp23.500,” bebernya.

Pimpinan BNI Capem Watampone, Abdullah yang dikonfirmasi terkait keluhan penerima TPG tersebut, mengatakan potongan biaya administrasi pada pembukaan rekening guru penerima sertifikasi berbeda. “Biasanya potongan administrasi sampai tiga kali itu, karena pembukaan rekeningnya dilakukan di bulan April, sehingga terhitung sampai tiga bulan, makanya terdapat potongan administrasi sampai tiga kali,” kata Abdullah.
Kebijakan pemotongan biaya administrasi pada buku rekening penerima TPG, kata Abdullah merupakan kewenangan kantor pusat. “Kami di sini hanya membuatkan buku rekening,” jelasnya.

*

Click to comment
To Top