Pengamat: Sebaiknya NA dan Mentan Klarivikasi Rekaman Pengakuan TBL – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pengamat: Sebaiknya NA dan Mentan Klarivikasi Rekaman Pengakuan TBL

RADARBONE.CO.ID–Kebenaran dari rekaman pengakuan Cawagub Sulsel Tanribali Lamo tentang Cagub Nurdin Abdullah dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman masih menjadi tanda tanya. Terlebih reaksi dari Kubu Paslon Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) telah membawa hal tersebut ke ranah hukum.

Diketahui, Tim hukum Prof Andalan melaporkan sebuah domain; tintasulsel.com ke Polda Sulsel, Selasa (19/6/2018). Ketua Tim Pemenangan Prof Andalan, Taufik Fachruddin menyebut domain itu telah menyebar fitnah dan pencemaran nama baik.

Domain itu membuat tulisan dengan judul “Pengakuan TBL: Konspirasi Nurdin Abdullah–Amran Sulaiman (Mentan) – Cukong, di Pilgub SULSEL 2018”. Hal itulah yang kemudian dinilai langsung menghakimi dan menuduh yang tidak benar terhadap NA.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Amir Ilyas menilai hal tersebut harus segera diklarifikasi oleh pihak yang merasa dirugikan. Khususnya NA dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang namanya disebut dalam rekaman tersebut.

“Isi rekamannya yang beredar memang buat penasaran, makanya mereka itu (NA dan Amran) harus transparan, memberikan penjelasan kepada publik apakah hal tersebut benar atau fitnah,” ujarnya.

Dalam rekaman suara berdurasi lima menit lebih, TBL mengungkapkan kronologi rencananya berpasangan dengan NA. Dia mengaku siap menjadi wakil dan NA bersedia menanggung seluruh dana operasional. Namun seiring waktu, rencana itu kandas di tengah jalan tanpa penjelasan.

TBL pun kaget ketika, dikirimi foto SK rekomendasi dua partai politik, PAN dan PKS. SK berisi paket usungan di Pilgub Sulsel atas nama Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, bukan paket Nurdin Abdullah-Tanribali Lamo.

Usai ‘diceraikan’ tiba-tiba oleh NA, TBL mengaku bertemu dengan Amran Sulaiman. Dia menanyakan soal kebenaran SK rekomendasi yang memuat nama NA-ASS. Selanjutnya, masih dalam rekaman yang beredar, TBL mengaku mendapat tawaran dari Amran. Dia masih bisa berpasangan dengan NA, dengan syarat menyetor uang Rp45 miliar.

Amir berharap, hal tersebut segera diklarifikasi kebenarannya. Menurutnya, jika NA dan Amran tak menanggapi,dengan sendirinya akan membentuk opini publik terkait rekaman tersebut. Olehnya itu, jika memang tak benar, sebaiknya melakukan klarifikasi langsung terkait tudingan tersebut.

“Jangan sekadar reaktif saja, tapi terkesan menutupi. Harus memberikan penjelasan langsung kepada publik terkait isi dari rekaman itu. Secara langsung, bukan melalui tim pemenangan atau jubir, karena masyarakat yang ingin menilai,” tuturnya.

Hingga kini belum jelas siapa pembuat dan pengirim awal video. TBL pun belum mengeluarkan pernyataan secara langsung menyangkut rekaman tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top