Pengecer Diduga Bermain, Petani di Bone Kesulitan Pupuk – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pengecer Diduga Bermain, Petani di Bone Kesulitan Pupuk

PENULIS : BAHARUDDIN

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kelompok tani di Kecamatan Cina mengeluh sulit mendapatkan pupuk.

Kelangkaan pupuk di wilayah itu,  diduga disebabkan adanya permainan ditingkat pengecer dan distributor.

Dimana pada saat menawarkan pupuk subsidi petani juga harus membeli pupuk non subsidi.

Salah seorang petani, Masnu mengaku, jika petani membeli satu zak phonska bersubsidi, mereka juga harus membeli non subsidi satu kilogram.

Harga pupuk non subsidi perkilonya Sementara mencapai Rp10 ribu.

“Petani mengeluh, karena stoknya di pengecer terbatas. Sehingga petani juga memaksakan diri untuk belanja yang non subsidi. Sekarang petani berteriak mau membeli pupuk, namun stoknya habis di pengecer. Padahal saatnya tanaman padinya untuk dipupuk,” ujarnya kepada radarbone.co.id, Sabtu 26 Januari 2019.

Masnu mengatakan banyak petani yang meminta untuk menggunakan pupuk, khususnya phonska. Namun tidak ada dijual di pengecer, dengan alasan pengecer terlambat menyetor RDKK. Padahal RDKK sudah lama disetor.

“Kasihan petani mau menggunakan pupuk, namun tidak ada yang dijual di pengecer,” katanya.

Sama yang diungkapkan M Arif bahwa sudah beberapa hari menunggu pupuk, tapi tidak ada jatahnya. Karena kalau ada dipenger, terbatas jumlahnya.

“Kemungkinan itu permainan, supaya pupuk non subsidi bisa laku,” katanya.

Pengecer, H Sakka membenarkan kalau pupuk sekarang belum ada di pengecer, karena petani baru saja menyetor RDKK.

Dia juga akui, kalau petani yang membeli pupuk harus juga beli pupuk non subsidi.

“Kami ajari petani untuk membiasakan belanja pupuk non subsidi. Supaya pada saatnya pupuk subsidi habis mereka juga bisa beli pupuk non subsidi,”katanya.

Kepala Seksi Pupuk Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Darman mengatakan tidak ada aturan untuk dipaksa petani membeli pupuk non subsidi.

“Kalau ada pengecer yang tidak mempunyai stok pupuk, berarti pengecer belum menebus ke distributor. Karena stok di distributor sekarang banyak di gudang. Nanti saya sampaikan kepada pengecer agar bisa menyalurkan secepatnya pupuk yang bersubsidi,”terangnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top