Pengendara ‘Berteriak’, Petugas SPBUDinilai Utamakan Pelayanan Jerigen – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pengendara ‘Berteriak’, Petugas SPBUDinilai Utamakan Pelayanan Jerigen

Suasana pengisian bahan bakar minyak disalah satu SPBU di Kota Watampone

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB–Untuk kesekian kalinya, pelayanan SPBU di Bone disorot. Beberapa pengendara mengeluhkan pelayanan petugas yang lebih mengutamakan pengisian jerigen ketimbang melayani pengendara kendaraan bermotor yang antri.
Salah seorang pengendara HM Arif mengaku harus antri lama di SPBU Agussalim Kota Watampone, dikarenakan petugas yang lebih mengutamakan melayani pengisian BBM melalui jerigen.

“Inikan tidak benar. Harusnya kebalikannya, pengendara dulu yang diutamakan. Baru dibelakang diisi permintaan melalui jerigen,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Minggu 14 Agustus kemarin.
Belum lagi lanjut dia, dugaan-dugaan permainan lainnya yang dilakukan pihak SPBU. “Ini kami minta ketegasan pengawas SPBU untuk memberikan teguran kepada para pengelola dan petugas SPBU nakal yang merugikan kami pengendara,” ujar mantan Anggota Komisi II DPRD Bone itu.

Keluhan sama juga datang dari pengendara lainnya. Agus yang setiap harinya mengisi premium di SPBU Boda Kelurahan Mattirowalie, mempertanyakan alasan pengelola SPBU yang terlalu awal menutup pelayanan untuk pengisian premium.
“Disana kalau pukul 16.00 Wita pasti tidak bisami isi bensin. Diarahkan ke pertalite yang harganya lebih mahal dibanding bensin (Premium),” keluhnya.

Dia meragukan di jam tersebut, stok premium habis mengingat di SPBU-SPBU lainnya masih melayani pengisian premium hingga pukul 19.00 Wita.
“Jadi kalau cepat sekali habis, perlu dipertanyakan apakah stoknya lebih banyak dipakai yang mengisi premium melalui jerigen ataukah sengaja ditutup agar pengendara membeli pertalite. Ini harus ada kejelasan,” tegas Agus.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer SPBU Agussalim, Ahdar membantah keras adanya permainan dalam pengisian bahan bakar minyak di SPBU tersebut. Ahdar menegaskan, pelayanan pengisian bensin tetap diutamakan pengguna kendaraan bermotor. “Jadi pengisian bahan bakar minyak melalui jerigen baru dilayani ketika pengendara motor maupun mobil sudah terlayani,” ungkapnya kepada RADAR BONE via seluler, Senin 15 Agustus kemarin.

Apalagi di SPBU tersebut kata dia, ada delapan noxel (Pengisian) khusus premium yang disiapkan. Dimana satu diantaranya dikhususkan untuk melayani pengisian premium melalui jerigen.
“Jadi tidak benar itu kalau kita mengutamakan pengisian melalui jerigen dan mengesampingkan pemilik kendaraan bermotor,” tegasnya.

Ahdar menyebutkan kuota premium di SPBU Agussalim, mencapai 24 kiloliter (KL). Sementara pertamax mencapai 40 ton.
“Sementara untuk pertalite di SPBU Agussalim memang tidak menyiapkan bahan bakar minyak jenis tersebut. Kita hanya melayani premium, solar dan pertamax. Itupun pertamax tidak terlalu laku terjual. Terkadang satu hari konsumsi BBM jenis tersebut (Pertamax) hanya mencapai 1 ton,” pungkasnya.

*ASKAR SYAM

To Top