Penumpang Membeludak, Waspada Pungli – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Penumpang Membeludak, Waspada Pungli

Arus Balik Via Pelabuhan Bajoe

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kepadatan penumpang masih terjadi pada arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe. Praktik percaloan dan pungutan liar pun sulit terhindarkan.

Arus balik melalui Pelabuhan Penyeberangan Bajoe membeludak. Sejak hari pertama arus balik jumlah penumpang mencapai di atas 1.000 orang perhari. Pantauan RADAR BONE, pada Selasa, 4 Juli kemarin, penumpang laut yang melintas di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe sebanyak 1.022 penumpang. Ini terdiri dari penumpang pejalan kaki 434 orang dan penumpang dalam kendaraan 588 orang.

Adanya lonjakan penumpang ini membuka peluang terjadinya praktik pungutan liar (Pungli) dan percaloan.
Salah seorang penumpang asal Bulukumba, Ramli mengatakan untuk menyeberang ke Kolaka, dirinya cuma mengeluarkan biaya Rp300 ribu. Uang sebesar itu digunakan untuk mendapatkan tiket dua orang ditambah biaya penyeberangan satu unit sepeda motor. “Saya beli tiket dengan harga sebesar Rp300.000 saya dua orang ditambah dengan satu unit sepeda motor,” tuturnya.

Biaya yang dikeluarkan Ramli lebih murah dibanding biaya di loket. Diketahui, tarif tiket dewasa Rp73 ribu per orang. Kemudian untuk biaya penyeberangan sepeda motor golangan II Rp223 ribu.

Berdasarkan harga resmi tersebut, jika diakumulasi, maka sejatinya Ramli mengeluarkan biaya Rp369 ribu. Atau terjadi selisih Rp69 ribu. Selisih harga yang cukup mencolok menunjukkan kuat dugaan Ramli melakukan pembelian tiket di bawah tangan alias tidak tercatat di dimanifest kapal, karena di bawah harga banderol resmi.

Hal senada diungkapkan penumpang lainnya, Sapri. Penumpang asal Arasoe, Kecamatan Cina ini mengaku membeli tiket sehargaRp75.000.

“Saya dibelikan sama teman dengan harga sebesar Rp75.000, hanya beda Rp2.000 saja dari tarif sebenarnya, saya ikhlaskan itu.” katanya.

Manajer Usaha PT ASDP Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Fuad Bahruddin meminta penumpang untuk mewaspadai praktik pungli dengan membeli tiket di loket resmi.

Harusnya penumpang langsung di loket, tidak perlu melalui calo, karena harga tiket di loket tidak akan mungkin dijual di atas tarif. Bagaiamana pun banyaknya jumlah penumpang harga tiket tetap seperti dengan hari biasa.
Pada kondisi banyak penumpang seperti ini, harus mewaspadai pungli,” ungkapnya.
Dijelaskan Bahruddin, tarif tiket untuk pejalan kaki dewasa sebesar Rp73 ribu per orang. Kemudian anak-anak Rp50.000 per orang.

Adapun tarif tiket kendaraan untuk golongan I jenis sepeda Rp105.000 per unit. Golongan II sepeda motor sebesar Rp223.000 per unit, golongan III sepeda motor besar Rp380.000 per unit, golongan IV kendaraan penumpang tarifnya Rp1.572.000 dan kendaraan barang Rp1.470.000 per unit.

*

Click to comment
To Top