Perkuat Panitia di Tingkat Desa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Perkuat Panitia di Tingkat Desa

Warga Desa Ulo, Kecamatan Tellu Siattinge mendatangi gedung DPRD Bone menolak hasil pilkades di desa tersebut pada pilkades serentak jilid I, beberapa waktu lalu. Mereka menilai panitia pilkades berpihak.

Jelang Pilkades Serentak Jilid II

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB—Kalangan legis-lator DPRD Kabupaten Bone meng-ingatkan pemerintah daerah dalam hal ini Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, untuk maksimal menyiapkan tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang akan digelar serentak di 141 desa di Kabupaten Bone.
Terkhusus di kepanitiaan dimana pada pelaksanaan pemilihan kepala desa tahap pertama lalu, ada beberapa kelemahan yang ditemukan di kepanitiaan pilkades. Ketua Komisi I DPRD Bone, HAM Amin Mangunsara menegaskan, kelemahan-kelemahan yang muncul pada pelaksanaan tahap pertama kemarin, harus segera dibenahi.

“Agar polemik yang muncul pasca pelaksanaan pilkades tidak lagi terulang. Jelasnya kami akan terus mendorong pelaksanaan pilkades di Bone yang berkualitas,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Selasa 6 September kemarin.
Terlepas dari itu, Amin juga menilai adanya beberapa hak panitia yang tidak terpenuhi.   “Misalnya kepanitiaan pilkades bekerja selama empat bulan, namun hanya digaji satu bulan. Olehnya itu ke depan saya mengusulkan agar ada penambahan anggaran untuk gaji panitia pilkades,” pungkasnya.

Terkait adanya usulan agar peraturan daerah pilkades direvisi, terkhusus pada pasal-pasal yang mengatur tugas kepanitiaan, menurut Amin hal tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan sekarang.
“Perlu dicatat, revisi perda itu bukan hal yang singkat, membutuhkan waktu yang lama. Jadi kalau harus direvisi perdanya sekarang, tentu akan menghambat lagi jadwal pelaksanaan pilkades,” imbuhnya.

Terpisah, Akademisi Yusdar menilai, pelaksanaan pilkades serentak tahap pertama kemarin, masih belum sempurna.
“Secara umum pelaksanaan pilkades serentak kemarin bagus, namun banyak yang harus dibenahi untuk pelaksanaan pilkades serentak tahap selanjutnya,” ujarnya.

Kekurangan dalam pelaksanaan pilkades sebelumnya lanjut Yusdar, diantaranya persiapan-persiapan mulai dari tahapan hingga pelaksanaan hari H-nya. “Jadi Persiapan mulai dari tahapan hingga hari H-nya ini betul betul direncana, panitiapun harus dibenahi,” ujarnya.

*ASKAR SYAM

To Top