Perusda Bone Diaudit – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Perusda Bone Diaudit

Kontribusi PAD Minim

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Sebelum Komisi II DPRD Bone memanggil dan mengevaluasi kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perusda), Tim Auditor dari Inspektorat Daerah Kabupaten Bone telah bertindak lebih dulu. Inspektur Daerah Kabupaten Bone, HA Amar Ma’ruf kepada RADAR BONE saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa, 2 Agustus kemarin menegaskan, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maka pihaknya memang berkewajiban untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

“Monitoring dan evaluasi kami lakukan rutin minimal sekali dalam setahun. Dan tahun ini audit Perusda sementara berjalan,” ungkapnya. Inspektur menegaskan dalam audit pihaknya menelusuri semua kegiatan perusahaan yang saat ini digawangi Rifai Saguni tersebut.

“Mulai pengelolaan manajemen perusahaan, perencanaan hingga program yang mandek akan kami pertanyakan. Apa sebabnya kegiatan itu tidak terlaksana dan lainnya. Semua kami monitor,” tegasnya.
Dari hasl audit itu, akan dibuatkan laporan hasil pemeriksaan yang akan diteruskan kepada Bupati Bone.“Kami juga akan membuat rekomendasi dan saran mengenai sistem pengelolaan ataupun pelaksanaan program agar Peruda lebih baik,” tambah Inspektur Amar.
Amar pun menegaskan, sedianya Perusda menjalankan program yang telah direncanakan. “Perusda harus konsisten. Dalam artian program yang direncanakan agar direalisasikan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) Bone, menuai kritikan dari berbagai kalangan. Usaha-usaha yang dikelola Perusda belum berkontribusi yang berarti terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komisi II DPRD Bone pun berjanji akan segera memanggil manajemen perusda untuk dievaluasi.

Pengamat pemerintahan, Yusdar menilai perlunya evaluasi kinerja manajemen perusda. Pasalnya, sejauh ini perusda belum mampu memberikan kontribusi signifikan bagi penerimaan PAD.
“Perusda, apakah selama ini cukup produktif atau justru me-rugikan dengan tidak berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah. Inilah seharusnya yang perlu menjadi perhatian Bupati Bone . Orang-orang yang ditempatkan di jajaran direksi di Perusda, harusnya bervisi bisnis,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Bone, A Idris Alang, SH, MH menyatakan segera memanggil manajemen pihak perusda untuk didengarkan ke-terangannya terkait realisasi suntikan modal yang telah digelontorkan pemerintah daerah tahun 2015 lalu.

“Kami memang mau panggil perusda. Insya Allah, setelah kami dari Makassar, mungkin Hari Jumat, kami rapat kerja dengan perusda. Kita mau evaluasi soal modal yang sudah diberikan,” kata pria yang akrab disapa Andi Alang itu.
Idris Alang menilai, sejauh ini kinerja perusda belum me-nunjukkan perkembangan yang lebih baik. Terakhir, usaha yang bergerak di distribusi solar non subsidi yang digarap perusda, kata Idris Alang tak terdengar lagi kelanjutannya.

*ASKAR SYAM

To Top