Pesona ‘Salo Merungnge’ di Desa Ureng Kecamatan Palakka – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pesona ‘Salo Merungnge’ di Desa Ureng Kecamatan Palakka

Sejumlah warga saat menikmati kesejukan air Salo Merungnge dengan cara berenang. Salo Merungnge kini dilirik banyak wisatawan lokal.

Disandingkan dengan Goa Pindul Gunung Kidul, Bupati Minta Ditata

Salo Merungnge yang terletak di Desa Ureng, Kecamatan Palak-ka mendadak ramai diperbincangkan, itu setelah gambar sungai yang hingga kini masih disakralkan warga setempat tersebut diunggah ke media sosial.

BAHARUDDIN, Watampone

Bahkan, netizen menyandingkannya dengan Goa Pindul di Gunung Kidul, Yogyakarta yang terkenal itu.
Saat melintas di sekitar Salo Merungnge, akan terdengar suara gemuruh air yang jarang ditemui di tempat lain. Mungkin karena me-nimbulkan suara atau bunyi itulah, sehingga menamakan sungai tersebut sebagai ‘Salo Merungnge” yang berarti sungai yang berbunyi atau menimbulkan suara.

Dulu, sungai dikenal angker. Apalagi menjadi habitat monyet-monyet liar. Saat berjalan di sekitar sungai akan ditemui monyet-monyet liar bergelantungan. Keangkeran Salo Merungnge masih dipercaya sebagian warga hingga kini. Tokoh masyarakat setempat, Daeng Massengngeng mengingatkan, tak boleh bersikap takabur saat memasuki areal Salo Merungnge.

“Jika ada orang yang datang ke tempat tersebut kemudian takabur, maka biasa disembunyikan di gua dan tidak ada yang bisa temukan. Begitu pula jika memasuki waktu sekira pukul lima sore, biasa ada batu yang berguguran dari atas. Ini pertanda sudah waktunya tinggalkan Salo Merungnge,” tutur Hasnawati Ramli, Camat Palakka menirukan ucapan Daeng Massengngeng tersebut.

Namun seiring berkembang-nya waktu, Salo Merungnge cukup menyita perhatian publik akhir-akhir. Apalagi, setelah foto Salo Merungnge dengan pesona air terjun nan jernih beredar di media sosial. Netizen pun me-nyandingkan Salo Merungnge dengan Goa Pindul di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Kemunculan gambar Salo Merungnge di media sosial pun menyita perhatian

Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi. Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka ini menilai keberadaan Salo Me-rungnge sebagai berkah sektor pariwisata Bone. Karenanya dia memerintahkan kepada instansi terkait untuk menjajaki peluang pengelolaan Salo Merungnge sebagai destinasi wisata baru.

“Berapa hari ini saya melihat gencarnya pemberitaan baik di media online maupun media sosial, tentang keberadaan Salo Merungnge.
Ini berkah bagi Bone yang dianugerahi alam yang indah. Saya akan perintahkan dinas terkait untuk melakukan penjajakan bagaimana pengelolaan secara profesional untuk destinasi wisata Bone ke depan,” tulis Fahsar dalam akun facebook miliknya.
Fahsar menilai lokasi Salo Merungnge cukup strategis untuk dikembangkan.

“Jarak tempuh dari kota Bone, serta akses dari jalan raya Bone-Makassar yang sangat dekat, tentunya menjadi nilai bagi pengembangannya ke depan.  Bahkan dari gambar yang diatas, para netizen mencoba menbandingkannya dengan Goa Pindul yang sangat fenomenal di Gunung Kidul Jogja yang bisa menarik wisatawan sampai ribuan perhari,” terang Fahsar seraya mengunggah gambar Goa Pindul dipadu gambar Salo Merungnge.

Sejak gambar Salo Merungnge diunggah ke medsos, sungai yang pernah menjadi tempat persembunyian gerilyawan tersebut pun ramai dikunjungi warga. Setiap akhir pekan Salo Merungnge tak pernah sepi. “Kalau kita berada di tempat itu memang cukup menyenangkan dan cocok sekali dijadikan wisata. Jika ini dijadikan wisata, tentu lebih banyak pengunjungnya. Di sana bisa dibuatkan tangga seribu. Saya sangat setuju jika itu dijadikan obyek wisata,” harap Hasnawati Ramli, Camat Palakka.
Lokasi Salo Merungnge ha-nya berjarak sekira 1 km dari jalur poros Bone-Makassar, tepatnya di Desa Ureng, Kecamatan Palakka.

(*)

To Top