Pj Bupati Bone Lantik Catar dan Taruna SMK Pelayaran Baruna Jaya – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Pj Bupati Bone Lantik Catar dan Taruna SMK Pelayaran Baruna Jaya

RADARBONE.CO.ID–Penjabat Bupati Bone Ir Andi Bakti Haruni CES melantik calon taruna (Catar) menjadi taruna, taruna I menjadi tingkat II, taruna II menjadi taruna tingkat III SMK Pelayaran Baruna Jaya Kabupaten Bone, Rabu, 29 Agustus 2018.

Pelantikan Catar dan Taruna ini ditandai dengan pemasangan tanda tingkatan oleh Pj Bupati Bone Ir Andi Bakti Haruni CES yang disaksikan langsung oleh Kepala SMK Pelayaran Baruna Jaya Drs Andi Pamelleri Patimbangi.

Dalam sambutannya Pj Bupati Bone mengaku kagum ternyata sekolah kemaritinan bukan hanya ditemukan di Makassar, melainkan juga ada di Bone yakni di SMK Pelayaran Baruna Jaya.

“Maka dari itu saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan. Tentu ini akan menjadi perhatian pemerintah daerah agar sekolah ini kelak menjadi lebih maju,” katanya.

Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sulsel ini juga mengaku Orangtua tidak salah pilih telah menyekolahkan anaknya di sini.

“Terbukti lulusannya tidak ada yang menganggur. Mayoritas terserap dalam dunia kerja,” katanya.

Lebih lanjut Bakti menjelaskan bahwa pola pendidikan saat ini mulai bergeser. Jika sebelumnya mayoritas ke umum sekarang tidak lagi, justru lebih dominan ke kejuruan karena yang dibutuhkan adalah skill dan keterampilan.

“Karena di sekolah kejuruan, ketika siswa tamat langsung siap pakai dan siap kerja,” katanya.

Tidak sampai disitu saja, Pj Bupati juga berbagi dengan para taruna dan taruni agar bisa menjadi orang Bone. Untuk mewujudkan hal itu, tidaklah susah hanya ada tiga syaratnya yakni jadilah orang Bone yang berkarakter.

“Karakter disini meliputi karakter moral seperti jujur dan disiplin. Selanjutnya Karakter Kinerja terkait ketangguhan memiliki jiwa sains dan ingin lulus dengan nilai yang baik,” katanya.

Lanjut Bakti, orang Bone yang baik itu kompeten. Kompeten di sini harus bersifat kritis, kreatif menyiasati keterbatasan, komunikatif, dan kolaboratif yaitu harus bisa bekerja sama dengan baik.
Kemudian, memiliki wawasan terbuka atau yang selama ini dikenal dengan literasi.

“Jadi semua harus tau, bahasa maupun budaya. Kalau ini kita miliki, dimana pun kita berada pasti berhasil,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top