Polda ‘Garap’ Proyek PLTS – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Polda ‘Garap’ Proyek PLTS

PENULIS : BAHARUDDIN – ROSDIANA SULJA

RADARBONE.CO.ID – WATAMPONE–Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengusut dugaan korupsi pada proyek
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikelola Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bone. Hanya saja, pemeriksaan terkesan dilakukan secara diam-diam.

Kabar pemeriksaan kasus proyek PLTS di Dinas ESDM Kabupaten Bone sudah bergulir sejak beberapa bulan terakhir. Hanya saja, sulit diperoleh keterangan dari pihak Polda Sulsel terkait penanganan kasus tersebut. Termasuk dugaan pemeriksaan terhadap Mantan Kadis ESDM Kabupaten Bone, Ir Khalil Syihab yang kini menjabat Kadis PU Kabupaten Bone.

Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondany yang beberapa kali dikonfirmasi terkesan enggan memberikan keterangan terkait penanganan kasus tersebut. Kepastian penanganan kasus tersebut baru disampaikan setelah dihubungi RADAR BONE, Senin, 17 April kemarin.

“Masih diperiksa sebagai saksi,” kata Dicky singkat sekaligus menegaskan, bahwa kasus tersebut masih tahap penyelidikan dan ditangani Direktorat Reskrim Khusus Polda Sulsel. Hanya saja, Dicky tidak memberi gambaran jelas kasus tersebut.

BACA JUGA  Mantan Kepala Kantor Kebersihan 'Turun Kasta'

Sekkab Bone, HA Surya Darma, SE MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE di sela perayaan Isra Mi’raj di Lapangan Merdeka, Senin, 17 April kemarin tak menampik adanya surat penyampaian pemeriksaan kasus PLTS yang disampaikan Polda Sulsel. “Benar ada surat dari Polda tentang hal itu (Pemeriksaan Mantan Kadis ESDM). Tapi sudah diperiksa. Dengan ULP, semuanya sudah diperiksa dimintai keterangannya dalam kapasitas sebagai saksi,” tutur Surya.
Lebih jauh Surya Darma mengungkapkan, bahwa Mantan Kadis ESDM Kabupaten Bone, Ir Khalil Syihab dan jajaran ULP Bone diperiksa sebagai saksi terkait proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tahun 2015-2016.
Data yang dihimpun RADAR BONE, Proyek PLTS tahun 2015 dialokasikan anggaran sebesar Rp3.069.404.250. Proyek tersebut tersebar di 450 rumah sasaran yang tersebar di beberapa kecamatan.

*

Click to comment
To Top