Polisi Sisir Laccokkong – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Polisi Sisir Laccokkong

Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Rudi

Kejar Target Operasi

PENULIS : HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Pasukan gabungan Satreskrim Polres Bone dan Polsek Tanete Riattang menyisir Lingkungan Laccokkong Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu 18 Mei lalu sekira pukul 00.01 Wita dini hari.
Puluhan polisi bersenjata lengkap masuk ke wilayah tersebut sambil mencari Target Operasi (TO) yang diketahui berinisial FA. Informasi warga setempat, petugas sengaja memukul tiang listrik untuk memancing TO keluar dari sarangnya. Namun upaya itu tak menuai hasil.
Seorang warga, Irwan yang dikonfirmasi RADAR BONE mengatakan, sebagian warga hanya menyaksikan dari jendela rumah, polisi yang masuk lingkungan Laccokkong dalam jumlah banyak dan bersenjata lengkap.
“Ada seorang pemuda yang sempat keluar membawa balok kayu karena menduga ada sera-ngan. Setelah melihat polisi, warga itu langsung lari kembali naik ke rumahnya,” tutur, Irwan.
Irwan mengaku, menyaksikan polisi yang berjumlah puluhan. Sebagian dari petugas kata dia mengenakan pakain preman namun tetap membawa pistol.
“Barusannya sebanyak itu polisi masuk ke wilayah Lacokkong. Bahkan sempat terdengar juga beberapa kali tembakan pe-ringatan ke udara,” bebernya.
Sementara itu, informasi dari Polres Bone menyebutkan bahwa kedatangan polisi ke lokasi merupakan tindak lanjut dari pengejaran terhadap TO mereka yang diketahui berdomisili di Lingkungan Laccokkong.
“Ada TO Reskrim yang dikejar. Namun saat pengejaran ada ditemukan lima orang di rumah target itu. Lima orang diamankan dan selanjutnya saya lidik dan hasilnya kecurigaan bahwa kelima orang ini terlibat narkoba tidak terbukti, karena tidak ada barang bukti sabu ditemukan,” tutur AKBP Raspani SIK Kapolres Bone melalui Kasat Narkoba, AKP Rudi SE melalui sambungan telepon.
Adapun kelima orang yang diamankan diantaranya, MI binti IB, (30) warga BTN Bulu Tempe HA binti HM (26) asal Jl Sungai Musi serta seorang gadis di bawah umur, DS binti, (16) warga Pattiro Bajo Kecamatan Sibulue dan dua orang pria SU, (32), FA bin AM, (29) keduanya berasal dari Jl Serigala.

To Top